Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Maret 2026, 23.56 WIB

Paspor WNI Diragukan, Tim Geypens Tak Diboyong FC Emmen Saat Lawan SC Cambuur

FC Emmen ragukan paspor Indonesia milik Tim Geypens. (Dok. FC Emmen) - Image

FC Emmen ragukan paspor Indonesia milik Tim Geypens. (Dok. FC Emmen)

JawaPos.com - FC Emmen meragukan paspor Indonesia yang dimiliki oleh pemainnya sendiri, Tim Geypens. Akibatnya, pemain yang sempat masuk skuad sementara Timnas Indonesia tersebut tidak masuk dalam daftar susunan pemain melawan SC Cambuur pada Rabu (25/3).

Melalui pernyataan resmi FC Emmen di media sosialnya, pihak klub masih mencari kepastian tentang paspor Indonesia yang dimiliki Tim Geypens. Karena itulah, sang pemain tidak turut dibawa saat melawan SC Cambuur untuk laga tunda pekan ke-22 Eerste Divisie.

"Tim Geypens tidak dimasukkan ke dalam skuad karena ketidakpastian seputar paspor Indonesia dalam dunia sepak bola profesional," tulis FC Emmen di kanal Instagram resminya.

Tidak adanya Tim Geypens membuat FC Emmen meraih kekalahan di depan publiknya sendiri. Sebab, pemain 20 tahun tersebut sedang dalam performa terbaiknya usai menyumbang assist di laga melawan VVV-Venlo.

Sebelumnya, masalah paspor juga dialami oleh dua pemain Timnas Indonesia, yaitu Dean James dan Nathan Tjoe-A-On. NAC Breda menjadi klub pertama yang meragukan kelayakan bermain Dean James saat kalah melawan Go Ahead Eagles.

NAC Breda meragukan paspor yang dimiliki Dean James karena dirinya sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada tahun 2025. Pihak klub juga telah berkonsultasi dengan tiga pengacara perihal masalah tersebut.

"Pertanyaan sekarang adalah apakah paspor Belanda-nya masih berlaku setelah naturalisasi. NAC telah berkonsultasi dengan tiga pengacara selama beberapa hari terakhir dan oleh karena itu berpendapat tidak," demikian diuraikan oleh surat kabar regional BN De Stem yang dikutip laman Voetbalzone, Rabu ( 25/3).

Masalah yang sama juga dialami pemain Willem II, Nathan Tjoe-A-On. TOP Oss, tim yang mereka kalahkan, meragukan kelayakan bermain dari pemain Timnas Indonesia.

"TOP Oss mengikuti perkembangan dalam sepak bola profesional dan telah meminta KNVB, dalam jangka waktu yang ditentukan, untuk menyelidiki pertandingan TOP Oss - Willem II pada 13 Maret 2026. Berdasarkan informasi yang tersedia, terdapat keraguan mengenai kelayakan seorang pemain Willem II," tulis pernyataan resmi pihak klub yang dikutip dari Brabants Dagblad.

Pihak Willem II telah memberikan jawaban atas laporan dari TOP Oss. Mereka sedang meninjau berkas Nathan Tjoe-A-On dengan cermat dan sangat percaya diri bahwa pemainnya tidak akan kena masalah.

"Willem II mengetahui masalah ini dan telah meninjau berkas tersebut dengan cermat. Klub memberikan kerja sama penuh dalam penanganan lebih lanjut sesuai prosedur KNVB yang berlaku. Karena ini menyangkut prosedur yang sedang berlangsung, kami tidak akan ikut serta dalam spekulasi atau asumsi," jelas Willem II.

"Mengapa TOP Oss memilih untuk menempuh jalur ini terserah klub tersebut. Kami memiliki keyakinan penuh pada penilaian yang menyeluruh dan menunggu hasilnya dengan penuh percaya diri, sebagian karena fakta bahwa Nathan Tjoe-A-On bermain di pertandingan terakhir melawan MVV," terang Willem II.

Voetbalzone menjelaskan bahwa para pemain yang berstatus non Uni-Eropa harus memiliki izin kerja. Selain itu, ada standar gaji yang sudah ditetapkan jika pemain tersebut berstatus non Uni-Eropa.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore