
Gelandang Tottenham Hotspur Dejan Kulusevski. (Dok. Instagram/@dejan.k10)
JawaPos.com – Gelandang kreatif Tottenham Hotspur yang sudah lama tidak tampil, Dejan Kulusevski tetap menunjukkan semangatnya selama jeda internasional, meski sudah absen sejak Mei lalu karena cedera lutut yang "parah".
Tak banyak yang menyangka bahwa pemain internasional Swedia itu akan absen begitu lama akibat cedera tersebut, terutama mantan bos Spurs, Ange Postecoglou, yang saat itu menggambarkan masalah Kulusevski hanya "benturan ringan" saja.
Baca Juga:Golden State Warriors dalam Tekanan, Stephen Curry Belum Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain
Benturan pemain berusia 25 tahun itu dengan mantan bek Crystal Palace, Marc Guehi, tidak hanya membuatnya absen di final Liga Eropa 2025, tetapi juga seluruh musim 2025/2026 hingga saat ini.
Tanggal kembalinya sang pemain serbabisa ini terus ditunda, dengan kurangnya komunikasi dari The Lilywhites mengenai pemulihan Kulusevski membuat para pendukung tidak tahu pasti kapan sang pemain bisa kembali merumput.
Para penggemar yang sudah tegang semakin panik di awal jeda internasional ketika video Kulusevski muncul dengan pincang saat menghabiskan waktu bersama tim nasional menjelang babak play-off Piala Dunia UEFA.
Dan Kulusevski pun langsung memberikan klarifikasi di Instagram pribadinya setelah kejadian tersebut, mengkonfirmasi bahwa ia menjalani "intervensi" dua minggu lalu dan mengatakan lututnya "sekarang sudah mulai membaik."
"Saya mengerti bahwa orang-orang khawatir. Tapi itu benar-benar karena alasan yang salah. (Untuk saat ini kondisi saya) sangat positif bahwa saya melakukan prosedur kecil ini dan kami dapat menemukan masalahnya (cedera)," tulis eks pemain Juventus ini.
Apa yang sebenarnya terjadi pada tempurung lutut Kulusevski masih belum jelas, dengan pihak yang paling pesimis membandingkannya dengan cedera mengerikan yang dialami legenda Brasil Ronaldo pada tahun 2000 yang mengubah karier sepak bolanya.
Cedera Kulusevski, meskipun sangat mengecewakan, diyakini tidak terlalu parah, dan pemain berusia 25 tahun itu, yang sebelumnya menyebut mendiang Kobe Bryant dan 'Mamba Mentality'-nya sebagai inspirasi utama, tetap optimis tentang prospek kesembuhannya.
“Sekarang semuanya (cedera) seharusnya sudah teratasi. Sekarang tinggal masalah perlahan (rehabilitasi penyembuhan) tapi pasti kembali. Saya bisa melihat cahaya. Rasanya lebih baik sekarang,” tambahnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022