
Luka Doncic berduet dengan LeBron James sejak berseragam LA Lakers. (Instagram Lakers)
JawaPos.com – Saat peluang Luka Doncic meraih gelar MVP semakin besar, bintang Los Angeles Lakers tersebut mendapatkan Technical Foul ke-16 musim ini dalam kemenangan 116–99 atas Brooklyn Nets yang membuatnya akan menghadapi skorsing satu pertandingan.
Doncic dan forward Nets, Ziaire Williams, sama-sama dikenai Technical Foul dengan sisa waktu 5:12 di kuarter ketiga setelah saling dorong menyusul pelanggaran ofensif yang dilakukan point guard Lakers tersebut.
Tinjauan video menunjukkan Doncic mendorong Williams dan kemudian langsung dibalas dengan memukul wajah pebasket asal Slovenia tersebut membuat kedua pemain dikenai Technical Foul oleh wasit Sean Wright.
"(Ziaire Williams) berteriak di depan wajah saya tiga kali. Saya hanya ingin keluar dari sana. Tentu saja itu Technical Foul ganda. Apa yang bisa saya katakan? Saya bahkan tidak berbicara,” kata Doncic setelah mencetak 41 poin dalam kemenangan tersebut.
“Saya hanya ingin keluar dari sana. Dan mereka mengatakan saya mendorong (Ziaire), dorongan saya 'berlebihan,' yang sangat jelas tidak. Dan saya tidak tahu apa lagi yang harus saya katakana (mengenai Technical Foul tersebut)," tutupnya.
Pemain andalan Lakers yang ikonik dengan nomor punggung 77 itu sebenarnya sudah mendapatkan Technical Foul ke-16-nya akhir pekan lalu karena beradu mulut dengan center Orlando Magic, Goga Bitadze, tetapi NBA membatalkan Technical Foul tersebut.
Apabila Technical Foul Doncic ini juga dibatalkan, maka lagi-lagi Doncic akan lolos dari skorsing satu pertandingan selanjutnya dengan tim asal California ini akan menjamu Washington Wizards pada Selasa (31/3).
Pelatih Lakers, JJ Redick, mengatakan dia tidak memiliki pandangan yang baik tentang insiden antara Doncic dan Williams, tetapi mengatakan tentang Technical Foul tersebut, "Saya yakin kami (Lakers) akan mengajukan banding."
Pada hari Senin (23/3) lalu, Doncic baru saja dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Wilayah Barat untuk minggu kedua berturut-turut. Dia rata-rata mencetak 39,7 poin dengan akurasi tembakan 48,9 persen, 8,1 rebound, 6,9 asis, dan 2,5 steal dalam 12 pertandingan terakhirnya.
Meskipun skorsing akan merugikan 1/145 dari gaji tahunannya, atau sekitar USD 317 ribu saja, namun hal itu mungkin tidak akan merusak momentum Lakers yang menang 11 dari 12 laga terakhir.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022