
Pau Cubarsi. (IMAGO/Pressinphoto)
JawaPos.com - Pau Cubarsi tidak mencoba mencari alasan setelah Barcelona kalah 2-0 dari Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions.
Bek berusia 19 tahun itu justru langsung mengambil tanggung jawab atas momen yang dianggap mengubah jalannya pertandingan. Pada menit ke-44, Cubarsi mendapat kartu merah setelah dianggap menjatuhkan Giuliano Simeone sebagai pemain terakhir.
Melansir Football Espana, sehari setelah laga, Cubarsi mengunggah pesan di Instagram dan secara terbuka mengakui kesalahannya. “Satu aksi menentukan pertandingan dan hasil imbang. Itulah sepak bola dan saya bertanggung jawab atas hasilnya,” ungkap Cubarsi.
Sikap Cubarsi itu mendapat banyak apresiasi karena di usia yang masih sangat muda, ia berani memikul tanggung jawab di momen yang sulit.
“Ke depannya, dengan usaha dan tekad, kami tidak akan pernah menyerah,” sambungnya.
Namun di sisi lain, Barcelona juga merasa kecewa dengan sejumlah keputusan wasit sepanjang pertandingan.
“Masih ada jalan panjang yang harus ditempuh dalam pertandingan dua laga ini, dan kami lebih bersatu dari sebelumnya: kami adalah sebuah keluarga dan kami selalu menunjukkannya,” pungkas pemain dengan nomor punggung 5 ini.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
