Michael Olise dikabarkan diincar Real Madrid. (X/@alhjaj_abw10188)
JawaPos.com - Paris Saint-Germain dan Bayern Munchen menyajikan tontonan yang benar-benar di luar nalar. Skor 5-4 di leg pertama semifinal Liga Champions bukan cuma soal angka, tapi tentang intensitas, kualitas, dan drama yang terasa seperti final yang datang terlalu cepat.
Dari laga sembilan gol ini, ada tiga hal besar yang layak disorot seperti dilansir dari Get Football News.
Kalau ada yang bilang ini terasa seperti final, itu bukan lebay. Dua tim dengan filosofi menyerang bertemu tanpa rem. Tidak ada yang benar-benar ingin bertahan, dan hasilnya adalah pertandingan terbuka yang jarang terlihat di fase semifinal.
Bahkan secara historis, ini jadi malam yang “aneh” untuk kedua tim. Bayern kebobolan lima gol, sesuatu yang hampir tidak pernah terjadi di Liga Champions. Di sisi lain, PSG juga kebobolan empat gol di kandang, yang biasanya jadi pertanda malam buruk.
Tapi anehnya, ini bukan malam buruk. Ini justru jadi salah satu pertandingan terbaik dalam beberapa tahun terakhir. Sebuah benturan dua kekuatan besar Eropa yang sama-sama menolak bermain aman.
Di tengah pesta gol, satu nama yang benar-benar mencuri perhatian adalah Khvicha Kvaratskhelia.
Winger asal Georgia ini tampil seperti pemain yang tahu kapan harus muncul. Dua golnya bukan cuma penting, tapi datang di momen krusial termasuk saat PSG mulai mengambil alih kendali permainan.
Baca Juga:Sama-sama Agresif, Dembele Prediksi PSG vs Bayern Kembali Hujan Gol di Leg Kedua Liga Champions
Yang menarik, sempat ada momen kecil yang bikin khawatir ketika ia terlihat memegangi paha belakangnya. Untungnya hanya alarm palsu. Karena kalau dia sampai cedera di tengah laga seperti ini, dampaknya bisa besar banget buat PSG.
Dalam tim yang penuh talenta, Kvaratskhelia terlihat seperti sosok yang bisa diandalkan di momen besar. Mungkin bukan yang paling konsisten setiap minggu, tapi dia selalu berkontribusi di pertandingan besar.
Di sisi Bayern, Michael Olise tampil luar biasa dan mungkin jadi pemain paling berbahaya sepanjang pertandingan.
Duelnya melawan Nuno Mendes jadi salah satu highlight. Olise berkali-kali melewati lawannya dengan kombinasi kecepatan, teknik, dan kelincahan yang bikin pertahanan PSG kerepotan sepanjang malam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022