
Pelatih timnas Korea Selatan Hong Myung-bo. (FIFA)
JawaPos.com - Kepulangan Timnas Korea Selatan ke tanah air usai tersingkir dari Piala Dunia 2026 berlangsung dalam suasana yang jauh dari kata meriah. Kloter pertama skuad Taegeuk Warriors tiba di Bandara Internasional Incheon sekitar pukul 04.00 waktu setempat dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian.
Sedikitnya 160 personel polisi dikerahkan untuk mengantisipasi potensi kericuhan. Waktu kedatangan yang dipilih pada dini hari juga diyakini menjadi upaya untuk meminimalkan jumlah suporter yang datang ke bandara.
Meski demikian, ratusan pendukung tetap memadati area kedatangan. Mereka membawa berbagai spanduk sebagai bentuk kekecewaan atas hasil yang diraih tim nasional di ajang Piala Dunia 2026.
Menariknya, kemarahan para suporter tidak diarahkan kepada para pemain. Sebaliknya, sorotan utama justru tertuju kepada pelatih Hong Myung-bo serta Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) yang dinilai menjadi penyebab utama kegagalan tim.
Dalam sejumlah spanduk yang dibawa massa, muncul tuntutan agar KFA melakukan evaluasi besar-besaran terhadap tata kelola organisasi. Banyak pendukung menilai persoalan yang terjadi bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga keputusan-keputusan federasi dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu isu yang kembali mencuat adalah proses penunjukan Hong Myung-bo sebagai pelatih kepala pada 2023. Hingga kini, sebagian publik Korea Selatan masih mempertanyakan keputusan tersebut.
Saat itu, nama pelatih asal Amerika Serikat, Jesse Marsch, disebut-sebut menjadi kandidat terkuat untuk menangani Timnas Korea Selatan. Namun, pada akhirnya KFA memilih Hong Myung-bo sebagai pelatih kepala.
Keputusan tersebut kembali menuai kritik setelah Korea Selatan gagal memenuhi ekspektasi di Piala Dunia 2026. Sejumlah pendukung bahkan menilai praktik nepotisme masih menjadi masalah yang menghambat perkembangan sepak bola nasional mereka.
Sementara itu, belum seluruh pemain Timnas Korea Selatan kembali ke negaranya. Kepulangan skuad dilakukan secara terpisah sehingga tidak ada penyambutan resmi secara bersama-sama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
