
Mees Hilgers punya tinggi badan yang mumpuni saat duet bersama Jay Idzes di Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram/@meeshilgerss)
JawaPos.com — Proses naturalisasi Mees Hilgers telah selesai. Pemain FC Twente ini telah resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) dan siap memperkuat lini belakang Timnas Indonesia.
Hilgers juga masuk dalam skuad Shin Tae-yong sebagai kekuatan yang signifikan bagi Timnas Indonesia dalam upaya mereka menghadapi babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Kehadirannya akan memberikan angin segar bagi pelatih Shin Tae-yong yang tengah membutuhkan penguat lini belakang.
Tak hanya Hilgers, Timnas Indonesia juga telah diperkuat oleh Jay Idzes, bek berbakat yang saat ini bermain untuk klub Italia, Venezia FC. Idzes dan Hilgers diharapkan akan menjadi duet bek yang solid, dua menara kembar yang siap menjadi benteng kukuh bagi Timnas Indonesia.
Dengan postur tinggi dan kemampuan teknis yang mumpuni, keduanya dianggap mampu menjadi solusi untuk mengatasi tekanan dari lawan, khususnya dalam situasi bola-bola udara.
Mees Hilgers, pemain berusia 23 tahun ini, kini menjadi andalan FC Twente dalam mengawal lini belakang mereka. Bek bertinggi 1,85 meter ini memiliki statistik yang cukup mengesankan, terutama dalam duel udara yang menjadi salah satu kekuatannya. Tingginya yang mencapai hampir 2 meter ini membuat Hilgers tak mudah ditaklukkan oleh lawan dalam duel bola-bola atas. Kemampuannya dalam mengamankan lini belakang tim Eredivisie ini membuatnya menjadi salah satu bek yang diandalkan di Belanda.
Jay Idzes, di sisi lain, juga memiliki postur tubuh yang tak kalah mengesankan. Pemain berusia 24 tahun yang memperkuat Venezia ini memiliki tinggi mencapai 1,90 meter, menjadikannya salah satu bek tertinggi yang pernah memperkuat Timnas Indonesia. Tingginya yang menjulang ini membuatnya sangat diandalkan dalam duel-duel udara, baik dalam situasi bertahan maupun saat menyerang. Tak jarang, Idzes memanfaatkan posturnya untuk mencetak gol dari situasi bola mati.
Duet Hilgers dan Idzes di lini belakang Timnas Indonesia dianggap sebagai solusi untuk memperkuat pertahanan skuad Garuda. Kedua bek ini sama-sama memiliki pengalaman bermain di liga-liga top Eropa, di mana persaingan dan kualitas permainan berada pada level yang sangat tinggi.
Pengalaman inilah yang akan mereka bawa ke Timnas Indonesia, menjadikan pertahanan skuad asuhan Shin Tae-yong semakin solid dalam menghadapi tantangan dari tim-tim kuat Asia seperti Bahrain dan Tiongkok.
Dengan tinggi masing-masing 1,85 meter dan 1,90 meter, Hilgers dan Idzes sering dibandingkan sebagai dua tower di lini belakang. Perbedaan tinggi lima sentimeter memang tak terlalu signifikan, namun ini memberikan keuntungan tersendiri bagi keduanya dalam menguasai duel-duel udara.
Idzes, dengan tinggi yang lebih menjulang, kerap diandalkan dalam situasi serangan bola mati, sementara Hilgers memiliki kemampuan lebih dalam hal membaca permainan dan menghadang pergerakan lawan.
Secara statistik, Hilgers mencatatkan performa yang cukup gemilang selama bermain di Eredivisie bersama FC Twente. Dia tercatat memiliki persentase kemenangan duel udara yang cukup tinggi, sekitar 46,3 persen. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran Hilgers dalam situasi bertahan yang melibatkan bola-bola atas.
Kemampuannya dalam mengamankan pertahanan dari tekanan lawan inilah yang diharapkan mampu menjadi senjata bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi laga-laga krusial di kualifikasi Piala Dunia.
Sementara itu, Jay Idzes juga tidak kalah impresif. Bermain di Serie A Italia bersama Venezia, dia menunjukkan ketangguhan dalam menjaga pertahanan dan seringkali menjadi pemain kunci dalam situasi bola mati. Dengan tinggi badan 1,90 meter, Idzes memiliki keunggulan fisik yang sering kali dimanfaatkan untuk menghalau serangan lawan atau mencetak gol lewat sundulan. Performa apiknya ini membuatnya menjadi salah satu bek yang paling diandalkan oleh Shin Tae-yong.
Pada akhirnya, kombinasi antara Mees Hilgers dan Jay Idzes diharapkan mampu membawa lini belakang Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi. Keduanya memiliki postur tinggi, pengalaman bermain di liga top Eropa, serta kemampuan teknis yang mumpuni, menjadikan mereka duet bek yang sangat potensial.
Dengan kedatangan Hilgers yang tinggal menunggu waktu, Timnas Indonesia kini memiliki lini pertahanan yang jauh lebih tangguh dibandingkan sebelumnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
