
TENAGA MUDA: Jay Idzes (24 tahun) dan Marselino Ferdinan (20 tahun) siap berkolaborasi untuk membantu timnas Indonesia membawa pulang tiga poin dari Tiongkok. (Timnas Indonesia)
JawaPos.com - Sudah 37 tahun Timnas Indonesia tak pernah merasakan yang namanya menang atas Tiongkok. Matchday Empat Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia bisa jadi kesempatan bagi Garuda untuk mengakhiri puasa kemenangan itu bersama Shin Tae-yong.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Tiongkok di Qingdao Youth Football Stadium, Selasa (15/10) malam sekitar pukul 20.00 waktu setempat atau 19.00 WIB. Laga matchday empat grup C ini sangat krusial bagi Garuda.
Pasalnya, Timnas Indonesia membutuhkan kemenangan atas Tiongkok demi menjaga asa dan memperbesar kans lolos ke Piala Dunia 2026. Tapi, dapat dipastikan itu tak akan mudah karena Garuda dibayang-bayangi rekor buruk melawan Tiongkok.
Mengutip data 11v11, Timnas Indonesia inferior dibanding Tiongkok. Sejak pertama kali bentrok pada 1957 atau 67 tahun silam, Garuda hanya sanggup tiga kali meraih kemenangan.
Kemenangan pertama yang diraih Timnas Indonesia adalah pada bentrokan perdana kedua tim. Tepatnya pada 12 Mei 1957 dalam ajang FIFA World Cup Asia-Africa Group 1 yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), di mana kala itu Garuda menang 2-0 atas Tiongkok.
Kemudian kemenangan kedua dicatat pada 5 Mei 1971 dalam ajang President Cup pada Group B yang berlangsung di Seoul. Hasilnya, Timnas Indonesia menang tipis 2-1.
Adapun kemenangan ketiga terjadi pada 20 Februari 1987. Saat itu Timnas Indonesia kembali berjaya dengan kemenangan 3-1 di Bangkok dalam ajang King's Cup 1987. Sayangnya, itu jadi hasil terbaik terakhir yang diperoleh Timnas Indonesia.
Setelah itu, hasil negatif terus diperoleh. Kekalahan demi kekalahan dialami Timnas Indonesia dari Tiongkok. Total sudah menelan 11 kekalahan ditelan Garuda dari bentrokan melawan Negeri Tirai Bambu.
Kini, Tiongkok dan Timnas Indoensia akan kembali bertemu. Kedua tim datang dengan modal berbeda, di mana ternyata Garuda sedikit lebih baik dibandingkan tuan rumah.
Tiongkok misalnya, mereka mengawali perjuangan dengan dihajar Jepang saat bertandang ke Saitama pada 5 September lalu. Hasilnya, Tiongkok dipaksa pulang dengan tangan hampa usai kalah tujuh gol tanpa balas.
Lima hari kemudian, Tiongkok kembali ke negaranya untuk menjamu Arab Saudi di Dalian Suoyuwan Football Stadium. Tapi, hasil buruk juga didapat meski tampil di hadapan pendukung sendiri. Tim besutan Branko Ivankovic itu kalah 1-2.
Kemudian yang terbaru pada Kamis (10/10), Tiongkok kembali menjalani laga tandang dan hasilnya kalah lagi. Kali ini mereka bertandang ke Adelaide Oval dan hasilnya dipaksa menyerah 3-1 dari Australia.
Sementara Timnas Indonesia, memulai mengawali langkah di putaran ketiga sama seperti Jepang, yakni belum tersentuh kekalahan dalam tiga pertandingan. Bedanya, deretan hasil yang diperoleh Garuda semuanya imbang, tak seperti Samurai Biru yang menyapu bersih kemenangan.
Ya, Garuda selalu meraih hasil imbang dari laga perdana hingga ketiga di Grup C. Dimulai dari 1-1 dengan Arab Saudi, bermain imbang tanpa gol kontra Australia, serta menahan Bahrain 2-2 di Riffa.
Berkaca dari itu, maka sekarang adalah momen yang tepat untuk Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong untuk menang. Ini jadi kesempatan bagi Garuda utuk mengakhiri puasa kemenangan yang sudah berlangsung 37 tahun.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
