Gilson Costa harus bangkit bersama Persebaya Surabaya jika ingin tetap berkontribusi hingga akhir musim. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Gilson Costa, gelandang Persebaya Surabaya asal Portugal, kini menjadi sorotan publik usai penampilan di pekan kesembilan Liga 1 2024/2025 melawan PSM Makassar.
Laga yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo itu menyisakan tanda tanya besar soal kontribusi Gilson dalam transisi menyerang tim asuhan Paul Munster.
Pada pertandingan melawan PSM, Gilson Costa terlihat kurang efektif dalam membantu serangan, terutama untuk mendukung peran Francisco Rivera di lini tengah.
Gelandang berusia 28 tahun ini sempat mendapat kritik dari pendukung setia Bonek karena dinilai belum mencapai performa maksimalnya bersama Persebaya Surabaya.
Gilson Costa tampil selama 89 menit di laga tersebut lalu digantikan oleh Alfan Suaib, namun tidak mampu mencatatkan gol maupun assist.
Berdasarkan statistik, ia hanya memiliki nilai Expected Assist (xA) sebesar 0,066 yang terbilang rendah untuk pemain tengah berperan sentral seperti dirinya.
Selama pertandingan, Gilson mencatatkan 58 sentuhan dan 41 dari 48 umpannya akurat, dengan akurasi mencapai 85 persen.
Meski demikian, ia hanya mampu melakukan satu key pass dan tiga umpan panjang yang tak satu pun berhasil diterima rekan setimnya.
Selain itu, ia hanya menciptakan satu peluang besar, dan dari satu upaya dribelnya, tidak ada yang berhasil menembus pertahanan lawan.
Statistik ini menambah daftar keraguan Bonek terhadap kontribusinya, mengingat perannya yang penting sebagai jangkar lini tengah.
Gilson juga hanya memenangkan 3 dari 10 duel darat dan 3 dari 4 duel udara, yang menunjukkan kurangnya dominasi dalam perebutan bola.
Meskipun begitu, ia mampu mencatatkan dua intersep, dua sapuan, dan satu blok untuk membantu sektor pertahanan Persebaya Surabaya.
Namun, hal mengejutkan lainnya adalah kenyataan bahwa Gilson Costa hanya mencatatkan 97 pertandingan di laga resmi sepanjang kariernya sebelum bergabung ke Persebaya Surabaya.
Fakta ini berarti bahwa rata-rata penampilannya hanya 7-8 kali per musim sejak debutnya pada 2009/2010 di Sporting CP Youth.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
