Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena mengaku kecewa timnya kalah dari PSM Makassar. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta era pelatih Thomas Doll memiliki rekor dan catatan mentereng saat berlaga selama bulan suci Ramadhan. Mungkinkah capaian itu bisa dilanjutkan, bahkan ditingkatkan oleh Carlos Pena tahun ini?
Persija Jakarta akan memulai petualangannya bertanding ketika Ramadhan pada Selasa (4/3). PSIS Semarang menjadi lawan pertama yang dihadapi oleh Macan Kemayoran di bulan yang suci ini pada malam hari sekitar pukul 20.30 WIB.
Selain PSIS Semarang, Persija punya satu laga lain yang akan digelar bulan ini. Yakni melawan Arema FC, yang kebetulan Macan Kemayoran juga berstatus tuan rumah pada 9 Maret nanti.
Itu jadi pertandingan terakhir Persija di bulan puasa. Setelah melawan Arema FC, Liga 1 2024/2025 dihentikan sementara karena jeda internasional.
Meski cuma punya dua pertandingan, lawan yang dihadapi oleh Persija tidak mudah. Baik PSIS maupun Arema FC tentu ingin meraih kemenangan, sekaligus membalaskan kekalahan yang mereka telan pada putaran pertama.
Persija besutan Carlos Pena pun harus bersiap-siap meladeni perlawanan PSIS dan Arema FC di bulan puasa. Sebab, bertanding saat Ramadhan tidak mudah karena mereka harus bermain pada pukul 20.30 WIB.
Jadwal sepak mula sekitar pukul tersebut membuat laga baru akan berakhir menjelang tengah malam. Artinya, waktu pemulihan yang dimiliki para pemain akan lebih singkat.
Selain itu, bulan Ramadhan juga bisa mengubah jadwal latihan tim. Persija yang biasanya berlatih pagi hari, kemungkinan jadi hanya akan berlatih pada sore atau malam hari.
Perubahan jadwal latihan dilakukan guna mendukung dan menyesuaikan para pemain Persija yang beragama Islam. Situasi itu pun jadi tantangan tersendiri untuk Carlos Pena.
Tapi, sejatinya Carlos Pena tak perlu terlalu khawatir. Rangkaian pertandingan selama Ramadhan dalam beberapa musim terakhir tak menjadi masalah berarti untuk Persija Jakarta.
Berdasarkan catatan yang dikumpulkan sejak 2018, Macan Kemayoran cukup impresif dalam bermain saat bulan puasa. Dari total 17 pertandingan yang dimainkan, Persija berhasil mencatatkan 10 kemenangan, satu imbang, dan hanya enam kali kalah.
Menariknya lagi, enam dari sepuluh kemenangan itu didapat dalam dua musim terakhir. Persija ditangani oleh pelatih lama Thomas Doll. Macan Kemayoran di bawah juru taktik asal Jerman itu tercatat cuma kalah dua kali dari delapan pertandingan selama Ramadhan.
Kekalahan itu didapat pada Ramadhan 2023. Persija kalah 0-1 pada 28 Maret 2023. Sementara satu laga kalah lainnya ketika berjumpa dengan Bali Unite FC dengan skor 0-1 juga pada 30 Maret 2024.
Kini, layak dinantikan bagaimana kiprah Persija Jakarta di tangan Carlos Pena selama Ramadhan tahun ini. Akankah pelatih asal Spanyol itu bisa menyapu bersih dua laga di bulan puasa dengan kemenangan dan mencatatkan hasil lebih baik dari Thomas Doll?

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
