
Mees Hilgers, bek Timnas Indonesia, memiliki nilai pasar tertinggi di Asia Tenggara, menandakan kemajuan sepak bola Indonesia. (Instagram @meeshilgerss)
JawaPos.com - Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, saat ini tercatat sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di Asia Tenggara. Pemain yang membela klub Eredivisie, FC Twente, itu memiliki market value sebesar EUR 9 juta atau sekitar Rp 154 miliar. Angka ini bahkan melampaui total nilai pasar seluruh skuad beberapa negara di kawasan ASEAN, termasuk Thailand, Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Singapura.
Berdasarkan data terbaru dari Transfermarkt per Maret 2025, nilai pasar gabungan skuad Timnas Thailand yang terdiri dari 25 pemain hanya mencapai EUR 8,7 juta. Sementara itu, skuad Malaysia dengan 27 pemain memiliki total market value sebesar EUR 7,1 juta. Vietnam yang dihuni 24 pemain tercatat memiliki nilai EUR 6,7 juta, diikuti Filipina dengan EUR 5 juta (24 pemain), dan Singapura yang hanya memiliki total EUR 2,5 juta (22 pemain).
Perbandingan ini menegaskan betapa tingginya nilai pasar Hilgers dibandingkan dengan rata-rata pemain dari negara-negara pesaing di Asia Tenggara. Hal ini juga menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia semakin diperhitungkan di kancah sepak bola regional dan internasional.
Mees Hilgers lahir di Belanda pada 13 Mei 2001 dan memiliki darah Indonesia dari ibunya. Ia meniti karier sepak bola di akademi Belanda sebelum akhirnya memutuskan membela Timnas Indonesia pada 2023. Dengan usia yang masih 23 tahun, performanya terus meningkat, dan tidak menutup kemungkinan nilai pasarnya akan terus naik seiring kiprahnya di kompetisi Eropa.
Sebagai salah satu bek tengah terbaik di Asia Tenggara saat ini, Hilgers diharapkan menjadi benteng kokoh bagi Skuad Garuda dalam berbagai ajang internasional, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kehadirannya tidak hanya memperkuat lini pertahanan Indonesia, tetapi juga menjadi simbol perkembangan sepak bola nasional yang semakin kompetitif di tingkat global.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
