Rodrigo Moura meninggalkan Persijap Jepara untuk gabung klub Liga Portugal, Casa Pia. (Media I.League)
JawaPos.com — Persijap Jepara resmi mendapatkan amunisi baru di bawah mistar gawang untuk mengarungi Super League musim 2025/2026. Rodrigo Moura do Nascimento, kiper asing bertinggi 1,98 meter dengan nilai pasar Rp 2,61 miliar berdasarkan data Transfermarkt, siap mati-matian membela Laskar Kalinyamat.
Pemain asal Brasil berusia 29 tahun itu datang dengan pengalaman 10 tahun berkarier di Eropa. Ia mengaku tantangan bermain di sepak bola Indonesia menjadi motivasi besar untuk membuka babak baru dalam perjalanannya.
Rodrigo resmi diperkenalkan Persijap Jepara melalui akun media sosial klub beberapa pekan lalu. Kedatangannya langsung disambut antusias suporter, mengingat rekam jejaknya yang impresif di kompetisi Portugal.
Sebelum ke Indonesia, Moura memulai karier profesional di Portugal bersama Vilafranquense pada 2015. Ia sempat dipinjamkan ke Olhanense di musim 2019/2020 untuk menambah jam terbang.
Petualangan berlanjut bersama Águeda pada musim 2020/2021. Performanya yang konsisten mengantarkannya ke CD Trofense di Liga Portugal 2 untuk musim 2021/2022.
Di Trofense, Rodrigo menjadi pilihan utama dengan 22 pertandingan dan 1.980 menit bermain. Ia mencatatkan tiga clean sheet dan menjadi salah satu kiper tangguh di divisi kedua Portugal.
Performa itu menarik perhatian GD Chaves yang baru promosi ke Primeira Liga, kasta tertinggi Portugal. Rodrigo direkrut pada Juli 2022 dan tampil di 11 pertandingan liga dengan total 988 menit bermain serta 1 clean sheet.
Bagi Rodrigo, bermain di Asia adalah kesempatan emas. "Kesempatan untuk tantangan karier baru, setelah 10 tahun di Eropa, saya pikir sepak bola Asia akan menjadi ide yang bagus," ujarnya dikutip dari I.League Jumat (8/8/2025).
“Kesempatan untuk tantangan karier baru, setelah 10 tahun di Eropa, saya pikir sepak bola Asia akan menjadi ide yang bagus. Awalnya, ketika ada pendekatan pertama, saya diperkenalkan dengan proyek klub dan itu tampak menarik bagi saya, mengingat semua sejarahnya.”
Ketertarikan kepada Persijap muncul sejak penawaran pertama. Ia melihat klub ini punya proyek jelas dan tujuan kuat untuk menstabilkan tim di kerasnya persaingan liga teratas Indonesia.
Adaptasinya di Jepara berjalan mulus. Kota yang ramah, sambutan hangat tim, dan dukungan penuh membuat proses penyesuaian terasa cepat.
"Kami mempersiapkan diri dengan baik, bekerja setiap hari dan adaptasinya mudah, Jepara adalah kota yang baik, semua orang di klub menerima saya dengan sangat baik, jadi itu memudahkan semuanya," ungkapnya.
Pra musim berjalan positif untuk Persijap. Pelatih Mário sudah menanamkan ide-ide nya dan membentuk tim yang solid untuk musim ini.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
