Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 September 2025, 16.48 WIB

Ranking Ernando Ari Melorot! Posisi Kiper Persebaya Surabaya Dikudeta Sonny Stevens di Pekan ke-5 Super League 2025/2026

Ernando Ari jadi salah satu kiper lokal terbaik di Super League 2025/2026. (Media Persebaya) - Image

Ernando Ari jadi salah satu kiper lokal terbaik di Super League 2025/2026. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Performa Ernando Ari bersama Persebaya Surabaya layak diberikan kredit meski timnya tumbang dari Persib Bandung. Sayangnya, kekalahan tipis 0-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api membuat posisi Ernando di daftar penyelamatan terbanyak Super League 2025/2026 melorot dan digusur kiper asing Dewa United, Sonny Stevens.

Laga klasik Persib kontra Persebaya Surabaya, Jumat (12/9/2025), berlangsung panas sejak menit awal.

Green Force sejatinya tampil cukup agresif dan menciptakan peluang emas lebih dulu melalui sepakan Bruno Moreira di menit pertama meski masih melambung tinggi.

Tak berhenti di situ, Francisco Rivera juga sempat membahayakan pertahanan Maung Bandung lewat aksi tusukan dari sisi kiri. Umpannya mampu menemui Mihailo Perovic di mulut gawang, namun penyelesaian akhirnya belum sempurna.

Peluang lain hadir di menit ke-21 ketika sundulan Risto Mitrevski mengarahkan bola ke tengah kotak penalti. Sayangnya, tidak ada pemain Persebaya Surabaya yang siap menyambar sehingga kesempatan itu terbuang percuma.

Persib baru mulai membalas setelah laga berjalan setengah jam. Namun serangan mereka tak memberi ancaman serius ke gawang Ernando hingga menit ke-35.

Situasi berubah ketika Uilliam Barros lolos jebakan offside di menit ke-38. Tembakannya keras dan mengarah tepat, tapi bola masih membentur mistar gawang Ernando Ari.

Babak pertama akhirnya berakhir tanpa gol. Kedua tim gagal memanfaatkan peluang yang ada hingga turun minum.

Di babak kedua, pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Pérez mencoba menambah kekuatan lini tengah dengan memasukkan Rachmat Irianto.

Namun justru gawang Green Force kebobolan lewat aksi Uilliam Barros di menit ke-54 melalui skema serangan balik cepat.

Gol itu membuat Persib unggul 1-0 dan memaksa Persebaya Surabaya bermain lebih menekan. Eduardo Perez merespons dengan sejumlah pergantian termasuk memasukkan Mikael Tata dan Gali Freitas.

Peluang terbaik sempat hadir dari kaki Dejan Tumbas yang melepaskan tembakan keras memanfaatkan bola muntah. Namun sepakan itu masih mampu ditepis Teja Paku Alam yang tampil gemilang di bawah mistar Persib.

Persebaya Surabaya terus menggempur pertahanan tuan rumah terutama di menit-menit akhir pertandingan. Sayangnya upaya Francisco Rivera dan Bruno Moreira gagal dikonversi menjadi gol penyama kedudukan.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 1-0 untuk Persib tetap bertahan. Persebaya Surabaya harus pulang dengan tangan hampa meski tampil agresif sepanjang babak kedua.

Pelatih Eduardo Pérez mengakui hasil ini mengecewakan, namun ia tetap memberi apresiasi kepada para pemain. Menurutnya, permainan Persebaya Surabaya di babak kedua sudah menunjukkan semangat juang yang luar biasa.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore