
Rachmat Irianto saat berjuang bersama Persebaya Surabaya hadapi Persik Kediri, Jumat (7/11). (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com—Persebaya Surabaya tidak dalam kondisi ideal jelang lawan Arema FC pada pekan ke-13 Super League 2025/2026. Tiga pilar penting di lini pertahanan berpotensi absen sehingga membuat pelatih Eduardo Perez harus memutar otak keras meracik komposisi terbaik di laga bertajuk derbi panas Jawa Timur.
Rachmat Irianto menjadi nama terbaru yang masuk daftar cedera setelah ditarik keluar saat melawan Persik Kediri. Sang pemain tampak mengalami masalah pada bagian kaki sehingga tidak bisa melanjutkan pertandingan. Kondisinya kini sedang dalam pantauan tim medis Persebaya Surabaya.
Sebelumnya, Persebaya Surabaya sudah kehilangan Leo Lelis yang masih menjalani hukuman kartu merah. Lelis tidak bisa dimainkan tepat saat tim membutuhkan sosok pemimpin di jantung pertahanan.
Satu lagi, Risto Mitrevski juga belum bisa merapat karena masih menjalani masa pemulihan cedera bahu di Kroasia. Kondisi ini membuat stok bek tengah Persebaya Surabaya menipis jelang laga besar yang sarat gengsi.
Pertandingan kontra Arema FC bukan laga biasa bagi pendukung Green Force. Pertaruhan harga diri antar dua klub besar Jawa Timur selalu menjadi magnet emosi, tensi tinggi, dan gengsi yang tidak murah.
Eduardo Perez tentu ingin timnya tampil sempurna di hadapan suporter sendiri di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (22/11). Namun absennya tiga pemain kunci membuat situasi berubah menjadi teka-teki sulit di ruang taktik Persebaya Surabaya.
Sebelum kabar cedera pemain mencuat, Persebaya Surabaya sebenarnya tampil menekan saat menghadapi Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (7/11). Sejak menit pertama, Green Force mengambil inisiatif permainan dengan agresivitas tinggi.
Baru berjalan tiga menit, peluang emas tercipta dari sundulan Gali Freitas yang menerima umpan lambung Bruno Moreira. Sundulan tersebut belum menemui sasaran sehingga peluang awal itu terbuang percuma.
Tekanan terus berlanjut dan peluang datang silih berganti. Pada menit ke-15, Milos Raickovic mencoba peruntungan lewat bola rebound hasil sepak pojok Francisco Rivera namun tendangannya masih melambung tinggi dari sasaran.
Pada menit ke-20, skema serangan balik cepat sempat membuka ruang bagi Rivera di sisi kiri. Sayangnya umpan silang berbahaya yang dilepaskan Rivera mampu dipatahkan oleh Lucas Gama yang sigap menghalau ancaman.
Hingga babak pertama berakhir, Persebaya Surabaya belum mampu memecah kebuntuan meski mendominasi jalannya laga. Struktur pertahanan Persik terbukti disiplin dan membuat Bruno Moreira dkk harus bekerja lebih keras untuk mencari celah.
Solidnya lini bertahan Persik Kediri memperlihatkan situasi nyata yang sedang dihadapi Eduardo Perez. Tim ini masih butuh sentuhan lebih matang untuk menyelesaikan peluang dan menjaga keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
Situasi menjadi semakin menantang ketika stok bek tengah menipis jelang derbi. Persebaya Surabaya harus menemukan solusi kreatif dalam hal rotasi pemain agar keseimbangan tim tidak terganggu.
Eduardo Perez bisa saja menggeser pemain lain untuk mengisi posisi yang kosong. Namun keputusan semacam itu memiliki risiko karena adaptasi posisi tidak selalu berjalan mulus terutama di laga dengan tensi tinggi seperti derbi Surabaya-Malang.
Arema FC tentu tidak akan menyia-nyiakan kondisi lawan yang pincang. Mereka berpeluang memanfaatkan celah di lini belakang Persebaya Surabaya bila koordinasi pertahanan tidak dalam kondisi terbaik.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
