Ze Valente, andalan PSIM Jogjakarta yang menjadi otak permainan Laskar Mataram. (Media PSIM Jogjakarta)
JawaPos.com - Ze Valente selalu menjadi pemain vital di mana pun dia bergabung. Gelandang asal Portugal itu menjadi ruh lini tengah tim yang dia perkuat di persepakbolaan Indonesia.
Sebelum menutup tahun 2025, Ze Valente menorehkan capaian spesial. Gelandang PSIM Jogjakarta itu mencatatkan penampilan ke-100 di kasta teratas sepak bola Indonesia.
Momen tersebut terjadi pada 29 Desember 2025. Dalam laga kontra PSBS Biak, Ze tampil untuk ke-100 kalinya di Liga Indonesia. Hebatnya, pemain asal Portugal itu juga mencetak satu gol dalam pertandingan tersebut. Sayangnya, pertandingan berakhir imbang 2-2.
Bagi Ze, torehan tersebut bukanlah hal sembarangan. “Karena memainkan 100 pertandingan selalu terasa spesial. Apalagi Super League bukan liga yang mudah sehingga bisa bertahan selama ini,” kata pemain berusia 31 tahun tersebut.
Baca Juga: Resmi! Gustavo Fernandes Tinggalkan FC Penafiel, Dikabarkan Merapat ke Persebaya Surabaya
Memasuki 2026, Ze terus membuktikan jika dirinya adalah pemain sangat penting bagi timnya. Saat melakoni pertandingan ke-101 melawan Semen Padang (4/1), dia menjadi penentu kemenangan PSIM lewat gol penaltinya pada menit ke-64.
Ze pertama kali datang ke Indonesia pada 2022. Saat itu, ia memperkuat PSS Sleman. Ze kemudian pindah ke Persebaya Surabaya, lalu sempat dua musim berseragam Persik Kediri, sebelum akhirnya membela PSIM pada awal musim ini.
Dari keseluruhan pertandingan yang dia jalani, 43 laga di antaranya dilakukan saat membela Persik. Total dari 101 laga, Ze mencatatkan 22 gol dan 22 assist (umpan gol).
Lantas, apa rahasia performa apik Ze selama ini?
“Kondisi fisik prima, kualitas teknik, dan konsistensi adalah hal tersulit. Anda tidak akan bertahan di Indonesia jika tidak memahami ketiga pilar ini,” tegasnya.
Karena itu, Ze masih ingin mengejar rekor-rekor lainnya.
“Saya ingin bermain sebanyak mungkin selama saya merasa dihargai di sini. Jadi mari kita lihat apa yang terjadi tahun demi tahun. Namun, jika saya bisa mencapai angka 200 laga di Indonesia, saya akan sangat senang,” pungkas gelandang yang hobi bermain padel itu.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
