Penjaga gawang Ajax asal Indonesia Maarten Paes. (Istimewa)
JawaPos.com–Maarten Paes mulai mendapat sorotan sejak dipercaya mengawal gawang Ajax Amsterdam dalam dua laga terakhir. Penampilan kiper asal Indonesia itu dinilai masih menyisakan catatan, terutama dalam aspek build up permainan.
Namun, jurnalis ESPN Netherlands Kees Kwakman menilai kondisi tersebut masih dalam batas wajar. Menurut Kwakman, situasi Maarten Paes tidak bisa dilepaskan dari fakta bahwa sang penjaga gawang sudah cukup lama tidak merumput secara reguler.
Tekanan yang datang di laga debutnya bersama Ajax juga menjadi faktor yang tak bisa diabaikan. Pada pertandingan perdananya melawan NEC, Paes berada dalam tekanan sepanjang laga.
Serangan bertubi-tubi membuatnya harus bekerja keras menjaga gawang tetap aman. Meski belum tampil sepenuhnya meyakinkan, dia tetap menunjukkan sejumlah penyelamatan penting.
Di laga berikutnya kontra PEC Zwolle, Paes mencatatkan clean sheet pertamanya bersama Ajax. Hasil tersebut menjadi sinyal positif, meski performanya masih dianggap belum sepenuhnya stabil, terutama dalam distribusi bola dari belakang.
Kwakman menyebut, membangun kepercayaan diri seorang kiper memang tidak instan. Apalagi di klub sebesar Ajax yang dalam beberapa tahun terakhir kerap mengalami pergantian penjaga gawang. Situasi itu membuat posisi kiper menjadi sorotan utama setiap kali terjadi kesalahan kecil.
”Dia sudah lama tidak bermain, jadi wajar jika semuanya tidak langsung berjalan lancar,” ujar Kwakman.
Dia juga menambahkan bahwa dalam pertandingan awalnya, Paes memang belum menunjukkan aksi spektakuler, tetapi tetap memberikan kontribusi melalui penyelamatan-penyelamatan krusial.
Menurut dia, rotasi dan kebijakan perekrutan kiper yang silih berganti dalam lima tahun terakhir turut memengaruhi stabilitas tim. Seorang penjaga gawang membutuhkan kontinuitas dan kepercayaan untuk berkembang, bukan sekadar tampil dalam dua atau tiga laga sebelum dinilai layak atau tidak.
Bagi Paes, kesempatan ini menjadi momentum penting untuk membuktikan kualitasnya. Catatan nirbobol melawan PEC Zwolle bisa menjadi pijakan awal untuk meningkatkan kepercayaan diri sekaligus membangun chemistry dengan lini belakang Ajax.
Perjalanan Paes di Ajax memang masih panjang. Evaluasi tentu akan terus datang, namun dukungan dan waktu bermain yang konsisten diyakini menjadi kunci agar dia bisa menunjukkan performa terbaiknya di bawah mistar gawang klub raksasa Belanda tersebut.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
