Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink. (Istimewa)
JawaPos.com–Perjalanan Dewa United Banten FC di babak perempat final AFC Challenge League menghadapi ujian berat. Tim berjuluk Banten Warriors itu harus mengakui keunggulan wakil Filipina, Manila Digger FC, dengan skor tipis 0-1 pada leg pertama di Rizal Memorial Stadium, Manila, Kamis (5/3) malam.
Gol tunggal tuan rumah membuat langkah Dewa United menuju semifinal sedikit lebih terjal. Meski demikian, peluang klub asal Banten tersebut masih terbuka lebar karena leg kedua akan dimainkan di kandang sendiri.
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink menegaskan kekalahan di leg pertama tidak mengubah target utama. Timnya tetap harus mencetak gol untuk membuka peluang lolos.
”Kami memang tertinggal 0-1, tetapi bahkan jika pertandingan pertama berakhir 0-0 pun kami tetap harus mencetak satu gol. Jadi situasinya tidak banyak berubah. Tugas pertama kami tetap sama, yaitu mencetak gol,” ujar pelatih asal Belanda tersebut dikutip dari ileague.id.
Riekerink juga optimistis anak asuhnya mampu membalikkan keadaan saat tampil di hadapan pendukung sendiri. Dia percaya momentum bisa berubah jika tim mampu mencetak gol lebih dulu.
”Setelah itu, saya yakin kami akan memiliki kepercayaan diri penuh untuk menyelesaikan pekerjaan ini di Jakarta,” ujar Jan Olde Riekerink.
Meski pulang dengan kekalahan tipis, pelatih berlisensi UEFA Pro itu menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik sepanjang pertandingan. Dewa United bahkan mampu menguasai jalannya laga dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Menurut dia, sedikit keberuntungan saja sudah cukup untuk mengubah hasil pertandingan tersebut.
”Saya rasa itu menjadi gambaran penting bagi kami. Kami mampu mendominasi pertandingan dan jika sedikit lebih beruntung, kami sebenarnya bisa menciptakan beberapa peluang,” jelas Jan Olde Riekerink.
Leg kedua perempat final akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (12/3). Bermain di kandang sendiri tentu menjadi keuntungan bagi Dewa United, apalagi dukungan suporter diperkirakan akan memberi tambahan motivasi bagi para pemain.
Riekerink menjelaskan bahwa filosofi permainan Dewa United bertumpu pada kerja sama tim serta pergerakan tanpa bola yang intens. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membuka ruang dan menciptakan peluang lebih efektif pada pertandingan berikutnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
