Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Maret 2026 | 15.17 WIB

Resmi Kudeta Persebaya Surabaya! Bhayangkara FC Comeback Dramatis Bungkam Arema FC 2-1

Aksi pemain Bhayangkara Presisi Indonesia FC saat hadapi Arema FC dalam laga Super League 2025-2026 di Stadion Sumpah Pemuda Lampung. (Dok. Bhayangkara) - Image

Aksi pemain Bhayangkara Presisi Indonesia FC saat hadapi Arema FC dalam laga Super League 2025-2026 di Stadion Sumpah Pemuda Lampung. (Dok. Bhayangkara)

JawaPos.com — Kemenangan dramatis diraih Bhayangkara Presisi Indonesia FC saat menghadapi Arema FC dalam lanjutan Super League 2025/2026. Hasil itu sekaligus membuat Bhayangkara Presisi Indonesia FC resmi menyalip Persebaya Surabaya di papan klasemen sementara.

Laga pekan ke-25 mempertemukan Bhayangkara Presisi Indonesia FC melawan Arema FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Selasa malam (10/3/2026).

Pertandingan berlangsung panas sejak awal karena kedua tim sama-sama mengincar posisi yang lebih aman di papan tengah.

Arema FC tampil cukup percaya diri sejak menit pertama dengan mencoba menguasai aliran bola. Sementara Bhayangkara Presisi Indonesia FC bermain lebih sabar sambil menunggu celah untuk melancarkan serangan balik cepat.

Tempo pertandingan meningkat memasuki pertengahan babak pertama ketika kedua tim mulai berani membuka permainan. Duel keras di lini tengah membuat laga berjalan ketat dan penuh kontak fisik.

Peluang pertama yang cukup berbahaya justru datang dari Arema FC melalui skema serangan cepat dari sisi sayap. Namun penyelesaian akhir masih mampu digagalkan barisan pertahanan Bhayangkara Presisi Indonesia FC.

Tekanan Arema FC akhirnya membuahkan hasil menjelang babak pertama berakhir. Joel Vinicius sukses membobol gawang Bhayangkara Presisi Indonesia FC lewat sepakan terarah yang gagal dijangkau penjaga gawang.

Gol tersebut membuat Arema FC unggul 1-0 dan sempat meningkatkan kepercayaan diri para pemainnya. Namun situasi berubah drastis hanya beberapa saat setelah gol tersebut tercipta.

Wasit mengeluarkan kartu merah kepada gelandang Arema FC, Gildson Pablo. Pelanggaran keras yang dilakukannya membuat tim berjuluk Singo Edan harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain.

Keputusan itu langsung mengubah dinamika pertandingan menjelang turun minum. Arema FC tetap berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga babak pertama berakhir meski harus bermain dengan satu pemain lebih sedikit.

Memasuki babak kedua, Bhayangkara Presisi Indonesia FC langsung meningkatkan intensitas serangan. Tim tuan rumah mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menekan pertahanan Arema FC.

Arema FC berusaha bertahan rapat sambil sesekali melancarkan serangan balik cepat. Strategi itu cukup efektif dalam beberapa menit awal babak kedua.

Namun tekanan terus-menerus akhirnya kembali memancing emosi pemain Arema FC. Insiden penting terjadi pada menit ke-70 yang semakin memperburuk situasi bagi tim tamu.

Wasit kembali mengeluarkan kartu merah untuk pemain Arema FC. Kali ini Dalberto yang harus meninggalkan lapangan setelah dinilai melakukan pelanggaran keras.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore