
Aksi Moussa Sidibe saat membobol gawang Persija Jakarta dan memastikan kemenangan dramatis Bhayangkara FC. (Bhayangkara FC)
JawaPos.com–Penampilan menggila Moussa Sidibe Bersama Bhayangkara FC benar-benar mengubah peta persaingan papan atas Super League 2025/2026. Dua golnya tak hanya menjatuhkan Persija Jakarta, tapi juga membuat Persebaya Surabaya harus rela angkat kaki dari lima besar klasemen.
Bhayangkara FC tampil dramatis saat menaklukkan Persija Jakarta dengan skor 3-2 di hadapan publik sendiri. Sosok kunci kemenangan pada laga super league itu tak lain adalah Moussa Sidibe yang tampil sebagai pembeda di laga penuh tekanan.
Moussa Sidibe memborong dua gol yang memastikan tiga poin tetap berada di Lampung. Namun, pemain asal Mali tersebut memilih tetap rendah hati dan menaruh respek tinggi terhadap kekuatan lawan.
”Kami sudah tahu bahwa Persija adalah tim yang hebat, salah satu favorit untuk memenangkan liga. Mengalahkan mereka di sini, di kandang kami, dan di saat-saat terakhir. Saya sangat senang untuk tiga poin ini,” ujar Sidibe.
Kemenangan di menit-menit akhir memang terasa spesial bagi Bhayangkara FC. Apalagi, Persija Jakarta dikenal sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini.
Kepercayaan diri Sidibe juga sedang berada di level tertinggi sejak kembali ke kompetisi kasta tertinggi. Meski begitu, ia menegaskan tidak ingin terlena dengan performa individunya.
Baca Juga:Prediksi Skor Barcelona vs Atletico Madrid 8 Besar Liga Champions: Derby Spanyol Panaskan Persaingan
”Sebenarnya saya memiliki banyak kepercayaan diri pada diri saya sendiri sejak kembali ke Super League ini. Saya mencoba untuk terus melanjutkannya, karena hal tersulit dalam sepak bola adalah konsistensi. Itulah yang saya coba lakukan setiap hari,” lanjut Moussa Sidibe.
Di balik brace yang dia cetak, statistik Sidibe memang menunjukkan performa kelas atas. Dia bermain penuh selama 90 menit dan mencetak dua gol hanya dari expected goals (xG) sebesar 0,38.
Efisiensi ini menjadi bukti kualitas finishing yang luar biasa. Sidibe mampu memaksimalkan peluang minim menjadi gol krusial yang menentukan hasil akhir pertandingan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
