
Ngopi Pagi Bareng Kantor Wilayah Kemenkum Jabar bertema Jawara Kekayaan Intelektual, Jawara Olahraga di Persib Store, Kota Bandung, Senin (27/4). (Istimewa)
JawaPos.com–Momentum Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026 dimanfaatkan Persib Bandung untuk menegaskan pentingnya pengelolaan brand dan perlindungan hak kekayaan intelektual dalam dunia olahraga modern.
Pesan tersebut disampaikan dalam acara Ngopi Pagi Bareng Kantor Wilayah Kemenkum Jabar di Persib Store, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin (27/4). Kegiatan bertema Jawara Kekayaan Intelektual, Jawara Olahraga itu menghadirkan narasumber dari berbagai sektor.
Di antaranya Kepala Kanwil Kemenkum Jawa Barat Asep Sutandar, Vice President Commercial PT Persib Bandung Bermartabat Budi Ulia, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung Sigit Iskandar.
Dalam diskusi tersebut, Budi Ulia menjelaskan bahwa Persib Bandung kini tidak hanya dikenal sebagai klub sepak bola. Tapi telah berkembang menjadi brand dengan nilai ekonomi yang besar.
Karena itu, perlindungan kekayaan intelektual dianggap penting untuk menjaga identitas klub di tengah perkembangan industri olahraga yang semakin kompetitif. Menurut Budi, perlindungan hak kekayaan intelektual mencakup banyak aspek. Mulai dari logo klub, desain jersey, hingga berbagai kampanye yang dijalankan Persib Bandung.
Dia menilai hal itu berkaitan langsung dengan kepercayaan suporter terhadap klub. ”Yang kami jaga bukan hanya identitas klub, tetapi juga kepercayaan Bobotoh kepada Persib Bandung,” ujar Budi dikutip dari persib.co.id.
Terkait masih maraknya produk tidak resmi di pasaran, Persib Bandung memilih pendekatan edukatif kepada suporter. Klub mengajak Bobotoh untuk lebih memahami pentingnya membeli produk resmi sebagai bentuk dukungan langsung kepada tim.
Budi menambahkan, membeli merchandise resmi bukan sekadar soal kualitas produk, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata untuk mendukung perkembangan klub ke depan.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Jawa Barat Asep Sutandar mengapresiasi langkah Persib Bandung yang dinilai konsisten menjaga legalitas merek dan karya kreatifnya. Langkah tersebut bisa menjadi contoh bagi pelaku industri olahraga maupun ekonomi kreatif di Jawa Barat.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
