
Kiper Borneo FC Nadeo Argawinata saat melawan Persija Jakarta di Stadion JIS, Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Penjaga gawang Borneo FC Samarinda Nadeo Arga Winata tetap menunjukkan rasa bangga terhadap pencapaian timnya pada BRI Super League 2025/26. Pesut Etam harus puas menutup musim di posisi runner up setelah kalah head to head dari Persib Bandung, walaupun kedua tim sama-sama mengoleksi 79 poin di akhir kompetisi.
Borneo FC sebenarnya menutup musim dengan cara yang sangat meyakinkan. Pada pekan ke-34, mereka tampil ganas dengan membantai Malut United FC tujuh gol tanpa balas di Stadion Segiri, Samarinda.
Namun hasil tersebut belum cukup untuk membawa mereka mengangkat trofi juara karena Persib tetap mampu mempertahankan posisi puncak klasemen. Meski gagal menjadi kampiun, Nadeo memilih melihat perjalanan tim secara keseluruhan dibanding hanya fokus pada hasil akhir musim.
Menurut dia, performa Borneo FC sepanjang kompetisi sudah menjadi bukti bahwa timnya tampil luar biasa. Kiper Timnas Indonesia itu menilai Borneo FC berhasil menunjukkan konsistensi yang jarang dimiliki klub lain musim ini. Mulai dari jumlah kemenangan, produktivitas gol, hingga sederet rekor yang berhasil dicatatkan menjadi gambaran kualitas Pesut Etam sepanjang musim.
”Secara statistik, secara rekor yang sudah kita capai, secara kemenangan yang sudah kita capai, siapapun pemain yang ada di dalam Best Eleven dan sebagainya,” ujar Nadeo.
Sepanjang musim 2025/26, Borneo FC memang menjadi salah satu tim paling menonjol di kompetisi. Mereka tercatat sebagai tim paling produktif dengan koleksi 74 gol. Selain itu, Pesut Etam juga menjadi tim dengan jumlah kemenangan terbanyak dan sempat mencatat rekor kemenangan beruntun yang mengesankan.
Pencapaian tersebut membuat Nadeo merasa Borneo FC pantas mendapat apresiasi tinggi dari publik sepak bola Indonesia. Meski trofi juara belum berhasil diraih, ia yakin performa tim musim ini tetap layak dikenang sebagai salah satu yang terbaik.
”Saya rasa seluruh Indonesia juga tahu kalau Borneo FC di tahun ini sangat superior dan pantas untuk mendapatkan gelar juara,” lanjut Nadeo.
Kegagalan di musim ini pun diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi Borneo FC untuk bangkit pada musim berikutnya. Nadeo optimistis Pesut Etam masih memiliki peluang besar untuk menciptakan sejarah baru dan kembali bersaing di papan atas kompetisi Indonesia.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
