
Rajutan Motif Nusantara Karya Nurul Dewi Harisbaya. (Istimewa)
JawaPos.com–Karya rajut bernuansa wastra Nusantara kini semakin mendapat tempat di panggung nasional. Hal ini dibuktikan Nurul Dewi Harisbaya yang sukses membawa karya rajut bermotif tradisional tampil dalam sejumlah event bergengsi.
Berawal dari aktivitas sederhana, Nurul tak menyangka kecintaan pada dunia merajut justru berkembang menjadi karya bernilai tinggi. Perjalanan itu dimulai saat dia mendapat kepercayaan untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada anggota Ikatan Istri Siswa (IIS) di lingkungan Seskoad, ketika sang suami, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, bertugas sebagai Perwira Penuntun (Patun).
Dari pengalaman tersebut, Nurul mulai mendalami teknik merajut secara serius. Dia belajar secara otodidak, bergabung dengan komunitas, serta terus bereksperimen menciptakan berbagai produk dengan tingkat kesulitan yang semakin tinggi.
Seiring waktu, ragam karya yang dihasilkan pun semakin beragam. Mulai dari boneka amigurumi, tas, hingga produk interior seperti karpet, selimut, cover sofa, taplak meja, dan dekorasi dinding. Namun, fokus utamanya kini mengarah pada produk interior yang dinilai memiliki nilai estetika sekaligus tantangan teknis lebih kompleks.
Keunikan karya Nurul terletak pada keberaniannya mengadaptasi motif wastra Nusantara ke dalam rajutan. Motif batik seperti Mega Mendung, Parang, Kawung, hingga corak khas Sasak Lombok diolah menjadi desain rajut yang tidak hanya fungsional, tetapi juga merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia.
”Produk-produk tersebut dipasarkan melalui akun Instagram @ndh.craft dengan sistem pre-order (PO), mengingat seluruh proses produksi dilakukan secara handmade dan membutuhkan waktu yang tidak singkat,” terang Nurul Dewi Harisbaya.
Eksistensi Nurul semakin diakui setelah berpartisipasi dalam Bazar Kembang Nusantara di Graha Siliwangi, Bandung. Karya rajut bermotif Nusantara miliknya berhasil tampil dalam ajang PERSIT BISA yang digelar di Balai Kartini, Jakarta.
Pada gelaran lanjutan, PERSIT BISA 2, Nurul kembali menghadirkan inovasi dengan eksplorasi motif yang lebih beragam dan detail, menegaskan komitmennya dalam mengangkat wastra Nusantara ke medium yang berbeda.
Perjalanan kreatifnya juga mendapat dukungan dari Pembina Persit Kartika Chandra Kirana Cabang V Sterad PG Mabesad Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen serta Ketua Persit Else Rachmad Zulkarnaen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022