
Hendra Setiawan (kanan) kini menjadi pelatih untuk duet ganda putra non Pelatnas PBSI, Sabar/Reza di All England 2025. (Dok: PBSI)
JawaPos.com-Hendra Setiawan tampaknya tak bisa lama-lama meninggalkan dunia bulu tangkis. Belum genap dua bulan pensiun, legenda spesialis ganda putra Indonesia itu kini memutuskan turun gunung tapi beralih profesi menjadi pelatih.
Hendra Setiawan menyatakan gantung raket pada akhir Desember. Dia kemudian bersama dengan partnernya, Mohammad Ahsan melakoni pertandingan dan turnamen terakhirnya di Indonesia Masters 2025 pada 21-26 Januari.
The Daddies julukan Ahsan/Hendra, melaju hingga babak kedua alias bertanding sampai Rabu (22/3). Empat hari berselang mereka mendapatkan tribute alias perpisahan dari PB Djarum Kudus dan PB Jaya Raya Jakarta beserta PBSI sebelum final Indonesia Masters 2025.
Usai pensiun, Hendra Setiawan sempat mengungkapkan bahwa dia tak akan meninggalkan dunia bulu tangkis. Keinginan menjadi pelatih ada dalam rencana berikutnya.
Namun, saat itu Hendra mengatakan bahwa waktu dan periode awal setelah pensiun adalah ingin banyak bersama keluarga dan juga menyelesaikan urusan-urusan lainnya di luar olahraga yang membesarkan dirinya.
Tapi ternyata kesibukan Hendra di luar bulu tangkis tak lama. Baru beberapa pekan setelah pensiun, dia sudah kembali ke lapangan. Tapi tentunya dengan peran baru.
Hendra Setiawan kini menjadi pelatih. Dia memimpin pasangan baru Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, pasangan ganda putra non Pelatnas PBSI. Lantas apa alasan dia bersedia menjadi pelatih pasangan profesional tersebut?
"Saat Sabar/Reza meminta saya untuk menjadi pelatih, saya pasti mau bantu. Saya tahu bagaimana sulitnya jadi pemain profesional," kata Hendra dalam keterangan PBSI.
Kerja sama Hendra Setiawan dengan Sabar/Reza pun telah berlangsung selama nyaris sebulan. Dia membantu pasangan jebolan PB Exist Jakarta dan PB Jaya Raya Jakarta itu mempersiapkan diri jelang All England 2025. Hendra bahkan sampai ikut ke Birmingham, Inggris.
"Akhirnya kami jalan, ada tiga mingguan sebelum ke sini. Persiapan sudah ok semua. Harapan saya mereka bisa maksimal di dua turnamen Eropa," harap Hendra Setiawan.
Mendampingi dan membantu pemain/pasangah berlatih sebenarnya bukan hal baru untuk Hendra. Saat masih aktif bermain, dia sempat dalam beberapa kesempatan mendampingi junior-juniornya di bangku pelatih.
Namun di All England 2025 inilah Hendra Setiawan akan benar-benar berstatus sebagai pelatih. Mantan partner Markis Kido itu pun sadar betul tugasnya tidak mudah.
"Ini sebagai bagian dari cari pengalaman juga untuk saya. Saat jadi pemain dulu sempat beberapa kali tapi itu berbeda. Sekarang benar-benar jadi pelatih," terangnya.
"Dari saya sendiri harus lebih tenang. Karena kalau saya panik, pemain bisa ikut panik," pungkas Hendra Setiawan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
