
Veda Ega Pratama berpeluang merasakan era baru Moto3 saat kelas ringan Grand Prix beralih menggunakan motor Yamaha spesifikasi tunggal mulai musim 2028. (Instagram @veda_54)
JawaPos.com - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus kerja ekstra dalam seri balapan Moto3 Jerman 2026 yang bergulir di Sikruit Sachsenring. Pasalnya, Veda menjadi satu-satunya andalan Honda Team Asia karena Zen Mitani absen akibat cedera.
Zen Mitani dipastikan tidak ambil bagian dalam rangkaian balap Moto3 Jerman 2026 akhir pekan ini. Pembalap asal Jepang itu masih dalam masa pemulihan pasca insiden kecelakaan pads seri balapan Moto3 Belanda 2026 di Sirkuit Assen pada 28 Junk 2026 lalu.
“Sayangnya, Zen tidak dalam kondisi fit untuk balapan akhir pekan ini setelah mengalami cedera di Assen. Saat ini dia fokus menjalani proses pemulihan. Tentu saja kami semua mendoakan yang terbaik untuknya dan berharap ia bisa segera kembali ke lintasan,” kata Hiroshi Aoyama selaku Manajer Honda Team Asia, dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (10/7/2026).
Absennya Mitani membuat seluruh mata tertunu pada Veda. Pembalap berusia 17 tahun itu akan memikul sendiri beban tim pada balapan Moto3 Jerman 2026. Namun demikian, Honda Team Asia akan bekerja semaksimal mungkin agar pembalapnya itu meraih hasil positif dalam seri balapan ke-11 tersebut.
Veda sendiri memiliki modal cukup bagus, karena pernah beraksi di Sirkuit Sachsenring. Pembalap berusia 17 tahun itu pernah mencicipi sirkuit tersebut pada ajang sebelumnya, sebelum promosi ke ajang Moto3 2026.
Aoyama optimistis Veda akan meraih hasil positif dalam seri balapan tersebut. Dia menegaskan bahwa timnya akan bekerja semaksimal mungkin agar motor yang ditunggangi Veda bisa bersaing di barisan depan.
“Veda sudah pernah merasakan karakteristik Sirkuit Sachsenring sebelumnya dan terus menunjukkan perkembangan dari akhir pekan ke akhir pekan,” terang Aoyama
“Kami melihat peningkatan yang positif sepanjang musim ini, dan kami yakin bisa melanjutkan tren tersebut pada balapan akhir pekan ini. Seperti biasa, kami akan memberikan upaya maksimal dan berusaha meraih hasil terbaik di Jerman,” tambahnya.
Lebih lanjut, Aoyama mewanti-wanti Veda terkait tantangan yang akan dihadapinya di Sirkuit Sachsenring. Kata diac lintasan tersebut memiliki karakter teknikal dengan perubahan elevasi yang signifikan dan didominasi tikungan ke kiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Prediksi Skor Lecce vs Roma di Liga Italia: Misi I Giallorossi Curi 3 Poin di Stadio Via del Mare!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Celta Vigo vs Athletic Bilbao: Masih Tumpul, Los Leones Terancam Gagal Menang Lagi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG Karena Tak Penuhi SLHS, Ini Data Rinciannya
