
Veda Ega Pratama menjalani sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring dan mengakhiri sesi di posisi ke-23. (Honda Team Asia)
JawaPos.com — Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mengakhiri sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Jerman 2026 di posisi ke-23 pada Jumat (10/7/2026) siang WIB di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Sementara itu, pembalap Malaysia Hakim Danish tampil impresif dengan finis di posisi ketujuh, sedangkan Alvaro Carpe menjadi yang tercepat lewat catatan waktu 1 menit 25,996 detik.
Sesi FP1 Moto3 Jerman langsung berlangsung sengit sejak lampu hijau menyala. Para pembalap saling mempertajam catatan waktu demi mendapatkan gambaran awal setelan motor terbaik untuk menghadapi akhir pekan balapan di Sachsenring.
Persaingan langsung memanas sejak lima menit pertama sesi latihan bebas dimulai. Maximo Quiles menjadi pembalap pertama yang memimpin klasemen sementara setelah mencatat waktu 1 menit 26,734 detik.
Catatan tersebut membuat Quiles berada di posisi teratas pada fase awal FP1. Marcos Uriarte kemudian mengikuti di posisi kedua, sementara Valentin Perrone melengkapi tiga besar sementara.
Hakim Danish juga tampil cukup menjanjikan sejak awal sesi. Pembalap Malaysia itu langsung menembus posisi keempat dan menunjukkan kecepatan yang kompetitif di lintasan sepanjang 3,671 kilometer tersebut.
Sementara itu, Veda Ega Pratama memulai sesi dengan berada di posisi ke-21. Pembalap Indonesia tersebut terlihat fokus mencari ritme terbaik sambil beradaptasi dengan karakter Sirkuit Sachsenring yang memiliki banyak tikungan dan perubahan elevasi.
Performa Veda mulai membaik ketika sesi memasuki sekitar menit ketujuh. Ia berhasil mempertajam catatan waktunya sehingga melonjak ke posisi ke-16.
Pada fase tersebut, Hakim Danish justru sempat turun hingga posisi ke-19. Pergantian posisi berlangsung sangat cepat karena banyak pembalap terus memperbaiki waktu putaran mereka.
Memasuki pertengahan latihan bebas, ketika sesi menyisakan sekitar 15 menit, Veda kembali kehilangan satu posisi. Ia turun ke peringkat ke-17 setelah sejumlah rival berhasil mencatatkan lap yang lebih cepat.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
