
PEMBERANI: Gitta Dwi Putri Haryanti menceritakan kronologi sehigga dapat menangkap pelaku dalam sidang di PN Surabaya. (Lugas Wicaksono/Jawa Pos)
JawaPos.com - Keberanian Gitta Dwi Putri Haryanti layak mendapat acungan jempol. Berkat keberaniannya, penjambret yang telah kabur berhasil ditangkap sendiri. Dia mengejar kedua penjambret dan menabrakkan motornya. Pelaku kejahatan jalanan yang menyerah di tangan pegawai toko roti itu adalah Herman Sudibyo dan Ciput. Mereka merebut HP Gitta yang saat itu mengantar kue pesanan pelanggannya.
”Saya sedang berhenti di pinggir Jalan Simorejo Timur untuk kontak dengan penerima kue,” kata Gitta saat memberikan keterangan sebagai saksi untuk terdakwa Herman dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kemarin (23/6).
Ciput dan Herman yang berboncengan sepeda motor tiba-tiba menghampirinya dari arah berlawanan. Hendra yang diboncengkan mengambil paksa handphone Gitta yang digunakan untuk berkomunikasi dengan pelanggannya. Setelah handphone dikuasai Hendra, Ciput langsung tancap gas kabur.
Gitta bergegas mengejar kedua penjambret dengan motornya. Dia sempat gagal menangkap kedua penjambret meski motornya berhasil memepet mereka. Dalam percobaan kedua, Gitta akhirnya berhasil setelah menabrakkan motornya ke motor yang dikendarai penjambret.
Ciput berhasil kabur dengan sepeda motor yang dikendarainya setelah sempat terjatuh. Dia meninggalkan temannya, Hendra. ”HP saya jatuh dan berhasil saya ambil lagi,” ujar Gitta.
Meski begitu, Gitta tetap rugi. Sepeda motornya rusak. Tiga kotak Korean cake yang akan diantar ke alamat pelanggan rusak total karena terjatuh dari sepeda motornya setelah dia menabrak para penjambret. ”Saya harus ganti kue baru lagi,” ungkapnya.
Jaksa penuntut umum Diah Ratri Hapsari mendakwa Herman dengan Pasal 365 Ayat 2 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Herman tidak membantah kesaksian Gitta. Hanya, dia menyesalkan Ciput yang meninggalkannya hingga ditangkap. ”Ciput kabur bawa sepeda motor. Dan, saya ditinggal. Saya menyesal,” ucap Herman.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
