
Sekitar 800 motor hasil ungkap kasus curanmor terparkir rapi di halaman Mapolrestabes Surabaya, sebelum dikembalikan ke pemiliknya lewat program Bazar Ranmor. (Instagram @luthfie.daily)
JawaPos.com - Ratusan unit sepeda motor hasil ungkap kasus curanmor, akan dikembalikan oleh Polrestabes Surabaya ke para pemiliknya. Pengembalian dilakukan melalui program "Bazar Ranmor" dan tanpa dipungut biaya.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan, kurang lebih sebanyak 800 unit sepeda motor hasil ungkap kasus curanmor di Kota Pahlawan siap dikembalikan ke tangan pemiliknya.
Persyaratannya pun gampang. Pemilik kendaraan cukup datang ke lokasi bazar ranmor di Mapolrestabes Surabaya, Jalan Sikatan No.1, Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan saat program berjalan.
Sebagai informasi, Bazar Ranmor yang digelar Polrestabes Surabaya akan terbagi dalam dua sesi, yakni sesi pertama pada 21 - 24 Januari 2026, dan sesi kedua pada 26 - 30 Januari 2026.
"Persyaratannya, pemilik (kendaraan) datang langsung ke lokasi tanpa melalui calo. Lalu bawa barang bukti pendukung, di antaranya: BPKB, STNK, dan lembar tilang," tutur AKBP Galih dikonfirmasi, Minggu (18/1).
Polrestabes Surabaya juga telah membuat daftar nama pemilik unit sepeda motor hasil ungkap kasus curanmor, yang dapat mengambil motornya saat Bazar Ranmor di Mapolrestabes, mulai 21 Januari 2026.
Data pemilik ranmor dapat diakses melalui link berikut:
"Daftar data pemilik ranmor sudah diumumkan juga di tiktok Kapolrestabes Surabaya (Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan)," imbuh Kasatlantas AKBP Galih.
Sementara itu, melalui konten yang diunggah di akun instagram pribadinya, @luthfie.daily, Luthfie memperlihatkan ratusan motor terparkir rapi di halaman Mapolrestabes Surabaya.
"Ini hampir 800 motor. Ini motor yang sudah kita sita. Nanti rencana kita akan bikin bazar, kita kembalikan ke pemiliknya, dia tinggal membawa dokumen kepemilikan kendaraan," tutur Luthfie.
Dari sekitar 800 motor yang disita, Luthfie mengatakan banyak kendaraan yang telah diganti plat nomornya. Oleh karena itu, pihak kepolisian menggunakan nomor mesin untuk mendapatkan identitas pemilik.
“Kebanyakan memang nomor-nomor polisinya itu kan sudah diganti ya. Jadi memang kami buka lagi dari nomor angka nomor mesin seperti ini. Akhirnya muncul nih nama pemilik,” beber Luthfie.
Hasil penelusuran mengungkap motor curian tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga dari luar Surabaya.
Warga yang merasa kehilangan sepeda motor dapat datang langsung ke Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
