
Petugas Satpol PP Surabaya melakukan penertiban rumah warga di Krembangan untuk normalisasi Sungai Kalianak tahap pertama. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com-Normalisasi Sungai Kalianak tahap kedua kawasan Tambak Asri di Kelurahan Morokrembangan Kota Surabaya ditunda. Belum ada titik temu pemerintah dan warga soal lebar sungai.
Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini menjelaskan bahwa warga tidak menolak normalisasi Sungai Kalianak. Namun ada perbedaan pandangan tentang ukuran lebar sungai hingga kesepakatan belum tercapai.
Pada tahap pertama normalisasi di kawasan Asemrowo dan Morokrembangan, Pemkot memakai data kretek tahun 1960 dan peta tahun 1974. Mereka juga menggunakan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk menentukan lebar sungai.
Setelah tahap pertama selesai, normalisasi Sungai Kalianak akan dilanjutkan ke tahap kedua. Tahap ini mencakup wilayah RT 9 RW 6 Tambak Asri, Kelurahan Morokrembangan Kecamatan Krembangan.
"Saat itu kawan-kawan yang di tahapan pertama berdasarkan kesepakatan dengan warga yang tahap pertama itu 18,6 meter. Nah tahap kedua ini, kami tawarkan lebar 16,1 meter, (warga) masih tidak mau," ujarnya Jumat (6/3).
Karena itu, Pemkot Surabaya memutuskan menunda penertiban normalisasi Sungai Kalianak tahap kedua. Penundaan sementara hingga ada kesepakatan kedua belah pihak soal lebar sungai.
"Berdasarkan kondisi di lapangan, kami menarik diri untuk kepentingan bersama. Apalagi ini awal puasa, komunikasi kami kedepankan agar tidak ada gejolak," tambah Zaini.
Dia menegaskan bahwa penertiban dan pelaksanaan normalisasi Sungai Kalianak merupakan kebijakan pemerintah pusat. Kegiatan ini berdasarkan permohonan Bantip dari BBWS kepada Pemkot Surabaya.
"Sebelum saya masuk ke Satpol PP ada Bantip dari BBWS. Bantip itu ditujukan kepada Bapak Wali Kota terkait penertiban normalisasi Sungai Kalianak tanggal 4 Maret 2025," jelasnya.
Dia menambahkan, Pemkot Surabaya memprioritaskan komunikasi dengan warga RT 9 RW 6 Tambak Asri. Tujuannya mencari kesepakatan lebar sungai tanpa memicu konflik sosial.
Baca Juga: Harga Bapok Mulai Naik, Gerakan Pangan Murah Jadi Strategi Pemkot Surabaya Jaga Daya Beli Warga
"Selalu kami tanyakan bahwa saudara-saudara kita di RT 9 RW 6 tidak menolak normalisasi. Karena itu, kami menarik diri (menunda normalisasi Sungai Kalianak tahap kedua) untuk kepentingan bersama," pungkas Zaini. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022