
Suasana di TPU Ngagel Rejo Surabaya pada H-1 Lebaran, Jumat (20/3), sepi peziarah. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Sore itu, langit mendung menggantung di atas TPU Ngagel Rejo, Surabaya, Jumat (20/3). Di antara deretan nisan, hanya beberapa peziarah yang datang, berjalan pelan menyusuri makam keluarga mereka.
Suasana pemakaman jauh dari kata ramai. Mereka yang datang berziarah pun tak berlama-lama, sekadar membersihkan makam, memanjatkan doa, lalu kembali pulang, menyisakan sunyi yang terasa panjang.
Padahal, sehari menjelang Hari Raya Idulfitri biasanya menjadi waktu ramai untuk nyekar. Namun suasana kali ini justru berbeda, jumlah peziarah tampak lebih sedikit dibanding momen megengan atau menjelang Ramadhan.
Dari pantauan JawaPos.com di lokasi, lapak penjual bunga tabur berderet rapi di bagian luar area makam. Aktivitas jual beli tetap ada, meski tak seramai hari-hari menjelang Lebaran pada tahun-tahun sebelumnya.
Memasuki area pemakaman, peziarah disambut jalan batako selebar sekitar dua meter. Di sisi kiri dan kanan, beberapa pengemis duduk bersila dengan alas seadanya. Mereka memegang kaleng berharap belas kasih dari para peziarah
Di sudut lain, tampak pula jasa pembersih makam yang siap membantu, menjadi bagian dari pemandangan yang lumrah di TPU Ngagel Rejo, Jalan Ngagel Timur No.38, Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng, Surabaya.
Salah seorang peziarah di TPU Ngagel Rejo, Widya Sari, warga Menganti, Kabupaten Gresik bercerita bahwa sudah bertahun-tahun, ia selalu nyekar ke makam nenek dan kakeknya saat menjelang Ramadhan dan Lebaran.
"Sudah lama, tiap mau puasa sama lebaran pasti ke sini, sama anak. Mbah saya dimakamkan di sini karena dulu rumah saya di Semolowaru, terus 2015 pindah ke Menganti," ucap Widya kepada JawaPos.com, Jumat (20/3).
Terkait kondisi pemakaman yang lebih lengang, Widya menduga banyak warga Surabaya telah mudik. Sementara dirinya memilih tetap ziarah karena jarak dekat dan tidak sedang pulang kampung.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
