
Cara kerja bensin kelapa sawit karya peneliti Departemen Teknik Material dan Metalurgi ITS. (Humas ITS)
JawaPos.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memperkenalkan BBM ramah lingkungan dari kelapa sawit. Inovasi ini diharapkan menjadi alternatif dalam menghadapi krisis energi global.
Dosen Departemen Teknik Material dan Metalurgi ITS, Hosta Ardhyananta selaku ketua peneliti mengatakan fokus inovasi adalah mengurangi residu yang dihasilkan dari proses produksi BBM fosil.
“Fokus dari inovasi kami adalah bagaimana mengonversi minyak mentah dari kelapa sawit yang padat menjadi produk bensin biogasoline yang siap digunakan,” ucap Hosta di Surabaya pada Kamis (9/4).
Pakar bidang polimer, komposit, dan nanomaterial ini menjelaskan Bensin Sawit atau Benwit dibuat dengan metode catalytic cracking, yaitu teknik yang memecah molekul berukuran besar menjadi lebih kecil dengan katalis.
Baca Juga:Kembangkan Ekosistem Hidrogen di Asia Tenggara, PLN IP Benchmarking dengan EVN dari Vietnam
Proses awal memakai katalis berbasis alumina (γ-Al₂O₃) sebagai “gunting molekuler”. Katalis tersebut berfungsi mengurai trigliserida dalam Crude Palm Oil (CPO) menjadi fraksi hidrokarbon ringan.
Metode ini menghasilkan konversi biogasoline sekitar 60 persen, namun memerlukan suhu tinggi hingga 420° Celsius. Selanjutnya, digunakan katalis bimetalik nikel oksida dan tembaga oksida dengan komposisi seimbang.
konversi biogasoline sekitar 60 persen, tetapi membutuhkan suhu tinggi hingga 420° Celsius. Selanjutnya dilakukan dengan katalis bimetalik berbasis nikel oksida (NiO) dan tembaga oksida (CuO) dengan komposisi seimbang.
Katalis NiO memutus rantai karbon, sedangkan CuO menghilangkan oksigen. Kombinasi ini menurunkan suhu operasi menjadi 380° Celsius dan meningkatkan rendemen biogasoline hingga 83 persen, membuat proses reaksi lebih efisien.
Bensin nabati yang dihasilkan didominasi hidrokarbon rantai pendek C5 - C11, yakni komponen utama bensin komersial. Sementara gas hasil sampingnya dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar untuk memanaskan reaktor.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
