
Perempuan tanpa identitas ditemukan tak bernyawa setelah tertabrak kereta api di perlintasan Jalan Ngagel Tirto, Wonokromo, Surabaya, Minggu (19/4). (Dokumentasi 112 Surabaya)
JawaPos.com - Seorang perempuan tanpa identitas yang diduga berusia sekitar 40 tahunan, tewas tertabrak kereta api di perlintasan Jalan Ngagel Tirto, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Minggu dini hari (19/4).
Sebelum insiden mengerikan terjadi, masinis disebut telah membunyikan klakson berulang kali. Warga sekitar pun sempat berteriak memperingatkan korban, namun nahas nyawanya tak tertolong.
Dalam video amatir yang diunggah oleh Instagram resmi Command Center 112 @call112surabaya, kereta api tambahan pengangkut material perbaikan jalur itu membunyikan klakson.
Namun korban yang berjalan di tengah rel tak menghindar dan tubuhnya pun terpental. Saat ditemukan, benturan yang keras membuat tubuh perempuan yang mengenakan baju biru ini terbelah menjadi dua bagian.
Kabid Darurat dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, menyebut petugas menerima laporan ini pada Minggu (19/4) pukul 01.54 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar KM 67 jalur rel Wonokromo.
"Petugas tiba di lokasi sebagai korban sudah kondisi tergeletak di samping perlintasan, menurut keterangan dari security KAI, ada KA tambahan pengangkut mateial perbaikan jalur kereta api," tuturnya, Minggu (19/4).
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Ipda Wasito Adi, mengatakan korban awalnya berjalan kaki dari kawasan Taman Ngagel Tirto menuju rel saat kereta tambahan melintas dari selatan ke utara di wilayah Wonokromo.
Sejumlah warga yang melihat kejadian sempat berteriak memperingatkan korban agar menjauh dari rel. Namun perempuan tersebut tidak menghiraukan peringatan hingga tertabrak.
Polisi menyebut identitas korban hingga belum diketahui karena tidak ditemukan kartu pengenal di lokasi kejadian. Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo untuk visum.
"Korban ditemukan meninggal dunia di dekat perlintasan kereta api. Korban belum diketahui identitasnya. Karena tidak membawa identitas dan masih dilakukan penyelidikan," pungkas Ipda Wasito. (*)

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
