
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kelompok UMKM di Surabaya, Jawa Timur mendapat pengembangan melalui inovasi pangan kedelai berkelanjutan berupa tempe berstandar halal. Program ini bertujuan untuk menjadikan UMKM memiliki daya saing sehingga mencapai kemandirian ekonomi.
FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal menjadi motor dalam pengembangan ini. Mengangkat semangat Empowering Potential, Building Expertise dan Creating Impact, kolaborasi ini berfokus pada penguatan keterampilan praktis sekaligus peningkatan kapasitas usaha masyarakat.
Pada tahap kedua program diperluas ke Kelurahan Tenggulunan dikawasan Teluk Lamong dan wilayah Surabaya. Adapun program ini memiliki target lebih dari 100 peserta ibu-ibu rumah tangga penerima manfaat. Surabaya diketahui saat ini memiliki setidaknya 106 ribu unit usaha UMKM.
Melalui program kolaborasi ini, peserta mendapatkan pelatihan pembuatan tempe fresh yang higienis sesuai dengan standar halal dan berbagai produk inovasi berbasis kedelai, pelatihan pembukuan sederhana, desain kemasan produk, pendampingan pengurusan legalitas usaha seperti PIRT dan sertifikasi Halal hingga memasuki pasar modern.
Baca Juga:Bareskrim Polri Sikat Kampung Narkoba Gang Langgar Samarinda, Omzetnya Rp 200 Juta per Hari
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut positif jalannya kegiatan seperti ini. Sebab, bisa memperkuat eksistensi UMKM.
“Inilah bukti nyata sinergi antara dunia usaha dan pemberdayaan masyarakat. Harapannya adalah melalui dorongan inovasi produk yang dilakukan, produk tempe, tahu atau olahan kedelai lainnya yang berasal dari lokasi binaan memiliki nilai tambah yang tinggi dan dapat berdaya saing global atau go internasional,” kata Eri, Sabtu (16/5).
Sementara, VP TJSL Pelindo Multi Terminal, Zulhendri berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, UMKM semakin berkembang dan meningkatkan perekonomian.
“Program ini menjadi wujud nyata kepedulian kami sebagai insan BUMN Pelindo Group terhadap pengembangan UMKM di Surabaya sebagai bagian dari wilayah kerja kami, sekaligus menjalankan prinsip berkelanjutan, sehingga komunitas yang telah mendapat manfaat dapat turut serta memberi inovasi dan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya masing-masing,” ujar Zulhendri.
VP of ESG FKS Group, Beatrice Susanto menambahkan bahwa FKS Empower Tahap 2 dirancang sebagai langkah nyata untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya perempuan pelaku UMKM.
“Melalui FKS Empower, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pelatihan. Program ini kami rancang sebagai ruang bertumbuh bagi para peserta untuk memperkuat keterampilan, membangun kepercayaan diri dan mengembangkan usaha yang berkelanjutan," ucap Beatrice.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022