
Ilustrasi pembersihan saham di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan mengagas "Sekolah Sampah", guna meningkatkan kesadaran lingkungan serta mendorong perubahan perilaku warga dalam pengelolaan sampah.
Eri Irawan mengatakan program tersebut muncul atas kekhawatiran dirinya mengenai volume sampah harian di Kota Surabaya yang sangat tinggi, yakni mencapai sekitar 1.800 ton setiap harinya.
“Persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Kita tidak bisa terus membuang sampah dengan cara yang sama," ujarnya, Kamis (21/5).
Menurut Eri, persoalan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan serius di berbagai kota Indonesia, termasuk Surabaya. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat agar penanganan sampah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Ia menyebut hampir 60 persen timbulan sampah harian di Surabaya berasal dari sampah organik, seperti sisa makanan dan limbah dapur rumah tangga yang masih mendominasi volume sampah kota.
Ia menjelaskan, sampah organik yang tidak dikelola dengan baik dapat menghasilkan gas metana. Kondisi tersebut berpotensi memperburuk krisis iklim dan meningkatkan dampak pencemaran lingkungan.
Ilustrasi penanganan tumpukan saham di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Karena itu, Eri mendorong perubahan pola pengelolaan sampah dari sistem berbasis TPA menuju pengelolaan sejak dari sumbernya, mulai rumah tangga, sekolah, lingkungan RT/RW, hingga komunitas masyarakat.
“Tanpa gerakan pengolahan sampah berbasis sumber, persoalan sampah tidak akan tuntas sampai kapan pun. Ingat, sampah yang keluar dari rumah kita tidak hilang, dia hanya pindah tempat dan menjadi masalah baru," imbuh Eri.
Sebagai upaya nyata mengatasi persoalan sampah, Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan menggagas program "Sekolah Sampah" yang perdana digelar 23 Mei 2026. Rencananya program ini berlangsung rutin setiap bulan.
Melalui program tersebut, peserta akan mendapat edukasi mengenai perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah rumah tangga, mulai dari pemilahan sampah sejak dari rumah hingga pengolahan sampah organik sederhana.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
