Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Oktober 2026 | 02.02 WIB

Rektor Unair Respons Wacana Kuliah Gratis di PTN, Ingatkan Soal Anggaran dan Kualitas Pendidikan 

Prof Dr Muhammad Madyan, rektor Unair terpilih periode 2025-2030. (Unair) - Image

Prof Dr Muhammad Madyan, rektor Unair terpilih periode 2025-2030. (Unair)

 
JawaPos.com -  Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof. Dr. Muhammad Madyan ikut berkomentar soal wacana kuliah kuliah gratis di perguruan tinggi negeri (PTN) yang masih dikaji oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Dia menyambut positif wacana tersebut, namun penerapannya membutuhkan kajian menyeluruh agar tidak mengganggu kualitas pendidikan maupun keberlanjutan perguruan tinggi.

“Bagi kami, persoalannya bukan semata-mata mengenai gratis atau tidak gratis, tetapi bagaimana kebijakan tersebut dapat menjamin akses pendidikan yang semakin luas sekaligus menjaga keberlanjutan pembiayaan dan kualitas perguruan tinggi,” kata Madyan dalam keterangannya kepada JawaPos.com, Senin (12/10/2026). 

Menurut dia, pemerintah perlu menyiapkan skema pembiayaan yang jelas sebelum kebijakan tersebut diterapkan. 

Sebab, kebutuhan anggaran perguruan tinggi tidak hanya digunakan untuk mendukung proses pembelajaran mahasiswa, tetapi juga mencakup penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta berbagai layanan penunjang pendidikan.

Karena itu, pemerintah perlu memastikan sumber dan mekanisme pembiayaan, besaran dukungan anggaran, serta pola penyalurannya kepada perguruan tinggi.

Prof Madyan menilai, kebutuhan setiap perguruan tinggi juga perlu menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan. 

Perubahan skema pembiayaan tidak boleh mengurangi kemampuan kampus untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, maupun layanan kepada mahasiswa.

“Apabila biaya pendidikan mahasiswa ditanggung melalui skema pemerintah, perlu dipastikan bahwa pembiayaan untuk fungsi-fungsi perguruan tinggi lainnya juga tetap memiliki dukungan yang memadai,” ujarnya.

Selain persoalan anggaran, Prof Madyan menilai aspek keadilan perlu menjadi pertimbangan utama dalam merancang kebijakan pendidikan tinggi gratis.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore