
Robot humanoid membawa baki dalam simulasi tugas layanan (Interesting Engineering)
JawaPos.com - Tiongkok tengah mempercepat langkah strategis dalam perlombaan teknologi global dengan membangun "sekolah robot" untuk melatih robot humanoid agar siap bekerja di sektor manufaktur dan logistik. Inisiatif ini menandai pergeseran dari riset kecerdasan buatan menuju penerapan fisik berskala industri.
Momentum pengembangan ini menguat setelah Tiongkok menampilkan kemampuan robot humanoid dalam gala Festival Musim Semi pada Februari lalu. Sejak itu, sejumlah provinsi seperti Anhui, Zhejiang, dan Shandong mempercepat pembangunan pusat pelatihan untuk mendorong komersialisasi teknologi robot generasi baru.
Dilansir dari Interesting Engineering, Rabu (18/3/2026), pusat-pusat pelatihan ini telah menghasilkan jutaan titik data yang menjadi fondasi utama bagi robot untuk beroperasi dalam kondisi dunia nyata, sekaligus menjembatani kesenjangan antara riset laboratorium dan kebutuhan industri.
Berbeda dengan kecerdasan buatan berbasis teks atau visual, pelatihan robot humanoid memerlukan data fisik yang kompleks dan tidak tersedia secara daring. Data itu mencakup pergerakan sendi, kecepatan, rotasi, penglihatan, sentuhan, tekanan, hingga gaya, yang hanya dapat diperoleh melalui interaksi langsung antara manusia dan mesin.
Sebagai respons atas kebutuhan tersebut, hingga akhir tahun lalu Tiongkok telah membangun lebih dari 40 pusat pengumpulan data robot yang didukung negara, dengan 24 di antaranya telah beroperasi. Fasilitas ini menjadi ruang produksi data berskala besar, di mana operator manusia berulang kali melakukan tugas sederhana untuk melatih respons robot secara presisi.
Salah satu implementasi konkret terlihat pada pusat pelatihan milik perusahaan Leju di Shijiazhuang, Hebei. Dalam area sekitar 10.000 meter persegi, fasilitas ini mensimulasikan berbagai skenario industri, mulai dari jalur perakitan otomotif hingga lingkungan rumah pintar dan layanan perawatan lansia.
Di pusat tersebut, robot humanoid dilatih melalui berbagai program untuk menjalankan tugas nyata, seperti mengembalikan kotak kosong, memilah material, hingga mengemas produk. Sistem ini menghasilkan sekitar 6 juta data per tahun, dengan robot mampu menguasai lebih dari 20 fungsi dan mencapai tingkat keberhasilan tugas hingga 95 persen.
Pendekatan serupa juga diterapkan di pusat pelatihan lain di Hubei, yang mengoperasikan sekitar 100 robot humanoid. Robot-robot ini dilatih secara berulang untuk melakukan pekerjaan seperti melipat pakaian, menyetrika, dan membersihkan meja guna memperkaya basis data operasional.
Li Chao, Direktur Teknologi sekaligus salah satu pendiri Deep Robotics, menegaskan pentingnya pelatihan berbasis kondisi nyata. "Jika Anda tidak melatih robot dalam situasi nyata, Anda tidak akan benar-benar bisa memajukan teknologi ini," ujarnya.
"Dengan kebijakan pemerintah yang mendorong adopsi robot, kami dapat mencoba penerapan langsung dan menemukan kasus penggunaan baru. Inilah bagian yang paling membuat pihak asing iri," imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022