
Wamenkomdigi Nezar Patria. (Dok. Komdigi)
JawaPos.com–Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan, generasi muda tidak cukup hanya memiliki pemahaman teknis soal teknologi. Anak muda harus mampu menyusun kebijakan publik guna mengarahkan perkembangan kecerdasan artifisial di Indonesia.
Nezar menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam proses perumusan kebijakan.
”Ketika Anda melakukan simulasi sidang di parlemen, Anda membahas satu hal yang paling penting, public policy, kebijakan publik,” ujar Nezar Patria dalam pertemuan bersama peserta Youth Parliamentary 2026 di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat.
Menurut dia, proses tersebut tidak berhenti pada tahap diskusi semata, melainkan berlanjut hingga menghasilkan regulasi yang berdampak nyata.
”Apa yang anda lakukan nanti di parlemen sebetulnya adalah bagaimana membahas persoalan-persoalan strategis bangsa ini kemudian membuat regulasinya,” kata Nezar Patria.
Dia menekankan bahwa di tengah laju perkembangan teknologi yang cepat, kebijakan memegang peran penting dalam menentukan arah pemanfaatannya. ”Tidak menghambat inovasi, tapi juga bisa menciptakan lapangan-lapangan kerja baru,” tutur Nezar Patria.
Nezar mengingatkan bahwa generasi muda akan menghadapi perubahan signifikan akibat otomatisasi, sehingga penguasaan teknologi menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. ”Saat ini kita masih at early stage dalam semua hal, termasuk dengan emerging technology,” terang dia.
Dalam konteks tersebut, kemampuan memahami sekaligus merumuskan kebijakan teknologi dinilai menjadi kunci utama. ”Kebijakan bidang teknologi butuh pengetahuan yang cukup luas sehingga bisa merumuskan regulasi secara tepat dan strategis,” ungkap Nezar Patria.
Dia berpesan agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pengendali arah perkembangan teknologi. ”Kita harus jadi tuannya dan jangan biarkan kita menjadi budaknya,” tandas Nezar Patria.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
