Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2026 | 04.26 WIB

OpenAI dan Anthropic Berseberangan soal AI, Sam Altman Pilih Jalan yang Lebih Longgar

Sam Altman, CEO OpenAI, dalam sebuah acara di San Francisco (The Guardian) - Image

Sam Altman, CEO OpenAI, dalam sebuah acara di San Francisco (The Guardian)

JawaPos.com - Perbedaan pandangan OpenAI dan Anthropic soal keselamatan serta regulasi kecerdasan buatan (AI) semakin terlihat. Buat yang belum tahu, Anthropic adalah perusahaan riset dan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai pembuat Claude, chatbot AI yang menjadi salah satu pesaing ChatGPT.

Anthropic menyebut dirinya sebagai perusahaan yang berfokus pada pengembangan AI yang aman, dapat diandalkan, mudah dipahami, dan tetap bisa dikendalikan manusia.

CEO OpenAI Sam Altman cenderung memilih pendekatan yang lebih longgar, sementara perdebatan di industri terus mengarah pada pertanyaan tentang seberapa jauh risiko AI harus dibatasi.

Perbedaan itu muncul ketika Altman membahas pendekatan OpenAI dan Anthropic terhadap keselamatan AI dalam episode perdana podcast Decoded milik Politico.

Altman mengatakan OpenAI tidak melihat penghapusan seluruh risiko sebagai tujuan yang realistis. Menurutnya, masyarakat akan tetap menghadapi sejumlah dampak negatif ketika AI semakin banyak digunakan, termasuk peretasan, penipuan, dan berbagai bentuk penyalahgunaan.

“Kami percaya bahwa dunia harus menerima beberapa hal buruk yang terjadi demi manfaat teknologi ini dan orang-orang memiliki agensi,” kata Altman dikutip dari Gizmochina.

OpenAI Tak Ingin Semua Risiko AI Dihilangkan

Pandangan Altman berangkat dari keyakinan bahwa AI akan menghasilkan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan dampak buruknya. Karena itu, ia tidak ingin regulasi membuat teknologi tersebut terlalu dibatasi.

“Saya tidak akan mengambil pilihan dengan mengatakan, kami akan memastikan tidak ada peretasan besar, tidak ada penyalahgunaan teknologi ini, tidak ada penipuan, dan tidak ada semua hal buruk lainnya yang akan terjadi," ujarnya.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore