Pemandangan dari belakang masjid Sendang Duwur, area situs pemakaman Sunan Sendang Duwur di Kecamatan Paciran, Lamongan. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com-Kabupaten Lamongan dikenal dengan pesona baharinya yang memukau. Lebih dari itu, wilayah yang terkenal dengan julukan Kota Soto itu menyimpan berbagai situs sejarah yang sarat nilai edukatif dan spiritual. Wisata sejarah di Lamongan menjadi destinasi menarik bagi pelajar, peneliti, maupun wisatawan umum.
Selain keindahan arsitektur dan panorama, wisata sejarah di Lamongan menjadi jendela pembelajaran tentang perjuangan tokoh-tokoh besar Nusantara. Semua terangkum dalam jejak sejarah yang layak untuk terus dilestarikan dan dikenalkan oleh generasi ke generasi.
1. Makam Sunan Drajat
Berlokasi di Dusun Drajat, Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Makam Sunan Drajat merupakan situs penting dalam sejarah penyebaran Islam di Jawa Timur.
Dilansir dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, Sunan Drajat atau Raden Qosim mulai berdakwah di wilayah Paciran dan sekitarnya sejak 1481 M. Ia mendirikan mushola serta mengajarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat yang masih menganut kepercayaan Hindu-Buddha.
Sunan Drajat dikenal karena pendekatan dakwahnya yang humanis dan sosial. Ia menekankan pentingnya memberi kepada yang membutuhkan.
Dalam berdakwah, ia juga menggunakan media kesenian dengan menciptakan tembang Pangkur. Sedangkan alat musik yang digunakan berupa gamelan bernama Singo Mengkok yang sekarang disimpan di Museum Sunan Drajat.
2. Museum Sunan Drajat
Masih di kawasan Desa Drajat, berdiri Museum Sunan Drajat yang diresmikan pada 30 Maret 1992. Museum ini dibangun di atas lahan seluas 4 hektar dan menyimpan beragam koleksi peninggalan sejarah yang erat kaitannya dengan kehidupan dan perjuangan Sunan Drajat.
Beberapa koleksi andalan museum antara lain Gamelan Singo Mengkok, Batik Drajat, dan Daun Lontar bertuliskan Surat Yusuf.
3. Masjid dan Makam Sunan Sendang Duwur
Berlokasi di atas Bukit Amitunon, Desa Sendang Duwur, Paciran, Masjid Sendang Duwur adalah saksi sejarah penting penyebaran Islam oleh Raden Nur Rahmad (Sunan Sendang Duwur). Masjid ini diyakini dipindahkan dari Mantingan ke puncak bukit hanya dalam satu malam.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
