Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Desember 2025 | 22.39 WIB

Lewat Tol Cipali, Cek 6 Titik Rawan Padat Biar Perjalanan Tetap Nyaman

Ilustrasi Tol Cipali - Image

Ilustrasi Tol Cipali

JawaPos.com - Tol Cikopo–Palimanan atau yang lebih akrab disebut Tol Cipali masih menjadi jalur favorit masyarakat yang bepergian dari Jakarta dan sekitarnya menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur, begitu juga sebaliknya.

Jalur bebas hambatan ini memangkas waktu tempuh secara signifikan, tapi di balik kelancarannya, ada sejumlah titik yang kerap berubah menjadi 'jebakan macet', terutama saat musim liburan seperti Natal dan Tahun Baru.

Berdasarkan pemantauan lalu lintas terbaru hingga Desember 2025, terdapat setidaknya enam titik di Tol Cipali yang hampir selalu mengalami peningkatan volume kendaraan. Kepadatan ini bukan hanya terjadi saat puncak arus mudik atau balik, tetapi juga di jam-jam tertentu pada hari biasa selama masa liburan panjang.

Buat kamu yang sedang merencanakan perjalanan lewat Tol Cipali hari ini atau dalam waktu dekat, berikut daftar titik rawan padat yang wajib diantisipasi agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan minim stres.

1. KM 72–KM 70: Gerbang Tol Cikampek Utama, Titik Temu Arus Kendaraan

Titik pertama yang patut diwaspadai adalah KM 72 hingga KM 70, tepatnya di sekitar Gerbang Tol Cikampek Utama. Lokasi ini menjadi simpul penting karena mempertemukan arus kendaraan dari Tol Jakarta–Cikampek dan Tol Cipali.

Pada jam sibuk dan puncak arus balik, antrean kendaraan di kawasan ini bisa mengular cukup panjang. Perlambatan biasanya dipicu oleh peningkatan volume kendaraan dari arah Jakarta yang hendak masuk Cipali, serta kendaraan dari arah sebaliknya yang bersiap keluar tol.

Jika tidak diantisipasi, pengendara bisa kehilangan waktu hingga puluhan menit hanya di titik ini.

2. KM 188: Gerbang Tol Palimanan, Pintu Keluar Favorit

Gerbang Tol Palimanan di KM 188 dikenal sebagai salah satu titik terpadat di Tol Cipali. Gerbang ini menjadi akses utama menuju wilayah Cirebon, Kuningan, Majalengka, hingga jalur Pantura.

Kepadatan di area ini sering kali disebabkan oleh antrean kendaraan yang hendak keluar tol, ditambah aktivitas transaksi di gerbang. Pada momen tertentu, perlambatan kendaraan bahkan bisa terjadi hingga 8 kilometer sebelum gerbang.

Pengendara disarankan mengurangi kecepatan sejak jauh-jauh hari dan menjaga jarak aman.

3. KM 152: Interchange Cisumdawu, Titik Bottleneck yang Sering Terlupakan

KM 152 atau Interchange Cisumdawu juga masuk dalam daftar titik rawan padat. Di lokasi ini, arus kendaraan dari Tol Cisumdawu bertemu dengan lalu lintas utama Tol Cipali.

Kondisi jalan yang menyempit (bottleneck) membuat kendaraan harus melambat, apalagi jika volume kendaraan dari dua arah sama-sama tinggi. Pada jam sibuk, antrean sering kali tidak terhindarkan. Pengemudi disarankan ekstra waspada dan tidak memaksakan berpindah jalur secara tiba-tiba.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore