← Beranda
Begini Cara Menghilangkan Sensasi Pedas di Tangan Akibat Cabai
Siti Wardatul Jannah• Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00.37 WIB
Ilustrasi seseorang mengalami sensasi pedas di tangan (magnific)

JawaPos.com - Sensasi pedas ternyata tidak hanya terasa di lidah. Setelah memotong atau mengolah cabai dengan tangan kosong, kulit tangan juga bisa terasa panas, perih, bahkan terbakar. Kondisi ini sering disebut dengan istilah “kecabean” oleh masyarakat Indonesia.

Rasa panas pada tangan akibat cabai tersebut disebabkan oleh senyawa capsaicin, yaitu senyawa yang memberikan rasa pedas pada cabai. Saat bersentuhan langsung dengan kulit, capsaicin dapat menimbulkan sensasi panas hingga terbakar. Sifatnya yang berminyak membuat senyawa ini sulit dihilangkan hanya dengan air biasa.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Life pada 2025 menjelaskan bahwa capsaicin dapat mengaktifkan reseptor TRPV1 (Transient Receptor Potential Vanilloid 1) pada saraf. Reseptor ini berperan dalam mendeteksi panas dan rasa sakit sehingga paparan capsaicin pada kulit dapat membuat tubuh merasakan sensasi panas, perih, atau terbakar.

Semakin banyak capsaicin yang menempel pada kulit, sensasi terbakar yang dirasakan juga dapat semakin mengganggu. Paparan capsaicin pada kulit bahkan dapat menyebabkan iritasi atau dermatitis kontak pada sebagian orang. Lalu, bagaimana cara menghilangkan sensasi tersebut?

Baca Juga: Danops OPM Sorong Raya Manfret Fatem Tewas dalam Kontak Tembak di Maybrat

Melansir dari laman Alodokter dan Hellosehat, Rabu (7/10), berikut beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi sensasi pedas di tangan.

1. Bersihkan Tangan dengan Air Mengalir

Segera bilas tangan menggunakan air mengalir setelah bersentuhan dengan cabai. Langkah ini membantu membersihkan sisa capsaicin yang masih menempel pada kulit sehingga rasa panas perlahan dapat berkurang.

Pastikan air mengenai seluruh bagian tangan, termasuk sela-sela jari dan area sekitar kuku. Setelah itu, hindari menyentuh wajah, terutama mata, sebelum tangan benar-benar bersih.

2. Gunakan Sabun untuk Mengangkat Capsaicin

Setelah membilas tangan, cuci kembali menggunakan sabun pencuci piring. Sabun dapat membantu membersihkan zat berminyak yang masih tertinggal di kulit, termasuk capsaicin dari cabai. Gosok seluruh permukaan tangan, kemudian bilas hingga bersih.

Jika rasa panas belum juga mereda, sedikit minyak goreng atau minyak zaitun dapat dioleskan pada tangan sebelum dicuci kembali menggunakan sabun. Setelah itu, bilas hingga tidak ada sisa minyak yang tertinggal.

3. Kompres dengan Air Dingin

Jika tangan masih terasa panas setelah dicuci, kompres bagian tersebut menggunakan kain yang dibasahi air dingin. Kompres selama beberapa menit untuk membantu mengurangi rasa panas dan membuat kulit terasa lebih nyaman.

Jika menggunakan es, bungkus terlebih dahulu dengan kain bersih. Jangan menempelkan es secara langsung pada kulit karena dapat menyebabkan iritasi.

4. Rendam Tangan dengan Susu

Susu dapat membantu mengurangi rasa panas pada tangan setelah terkena cabai. Kandungan kasein dan lemak di dalam susu dapat membantu mengikat capsaicin sehingga sensasi panas perlahan berkurang.

Baca Juga: Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Ciptakan Peluang Kerja Musiman Bagi Warga Lombok

Caranya, tuangkan susu ke dalam wadah, lalu rendam tangan selama beberapa saat hingga rasa panas mulai mereda. Setelah itu, bilas tangan menggunakan air bersih.

5. Gunakan Gel Lidah Buaya

Jika kulit masih terasa panas atau perih, gel lidah buaya dapat digunakan untuk memberikan rasa sejuk. Kandungan di dalamnya juga dapat membantu menjaga kelembapan kulit.

Gunakan gel secukupnya pada area yang terasa tidak nyaman. Untuk produk kemasan, pilih produk yang aman digunakan pada kulit dan hentikan pemakaian jika justru menimbulkan iritasi.

6. Oleskan Madu pada Kulit

Selain lidah buaya, madu juga dapat digunakan sebagai salah satu pilihan untuk membantu menenangkan kulit yang mengalami iritasi. Bahan alami ini memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu menenangkan kulit yang mengalami iritasi.

Oleskan madu secukupnya pada bagian tangan yang terasa panas, kemudian diamkan selama beberapa saat. Setelah itu, bersihkan tangan menggunakan air. Hindari penggunaan madu pada kulit yang mengalami luka terbuka.

7. Gunakan Pelembap

Setelah terkena cabai, kulit tangan bisa terasa kering atau kurang nyaman. Untuk mengatasinya, gunakan krim pelembap tanpa pewangi agar kulit tetap lembap dan terasa lebih nyaman.

Baca Juga: Influencer Yuli Yanti Hutagaol Bahagia Praperadilan PT ACT Logistic International Ditolak

Jika muncul iritasi berat atau kemerahan yang cukup parah, dokter dapat memberikan krim kortikosteroid untuk membantu mengurangi peradangan. Penggunaan krim ini sebaiknya dilakukan sesuai anjuran dokter.

Berbagai cara tersebut dapat membantu mengurangi rasa panas pada tangan setelah terkena cabai. Namun, cara paling sederhana untuk mencegahnya adalah menggunakan sarung tangan saat mengolah cabai, terutama jika harus memegang atau memotong cabai dalam jumlah banyak.

EDITOR: Bintang Pradewo