
Warga berusaha memadamkan api pada lahan yang terbakar dengan alat seadanya.
JawaPos.com - Kondisi udara kota Pekanbaru belakangan ini mulai kabur. Banyak warga Pekanbaru menduga kaburnya udara di daerah tersebut disebabkan oleh adanya kebakaran hutan dan lahan di wilayah-wilayah yang ada di Riau maupun kiriman dari provinsi tetangga.
"Kabut asap sepertinya, soalnya langit tak nampak lagi biru," kata Yogi warga Angsa1, Sukajadi yang dikutip dari Riau Pos (Jawa Pos Group), Kamis (19/1).
Udara kabur di Pekanbaru ini terjadi sejak pagi, hingga sore pun masih terlihat demikian. Berangkat ke suasana malam pun ada warga yang menyebutkan saat menghirup udara tidak nyaman. "Seperti bau asap, bulan pun menguning saat malam tadi, Selasa (17/1) malam hingga dini hari," sebut Dino, warga Jalan Punai.
Dino mengatakan, kondisi bulan penuh yang menguning ini dia sangka ada akibat asap kebakaran hutan dan lahan. "Contohnya seperti yang pernah terjadi, kalau bulan sudah menguning berarti ada asap," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sugarin menegaskan, bahwa pengaburan udara yang terjadi saat ini bukan akibat dari kebakaran hutan dan lahan.
Meski belakangan ini di Riau ada ditemukan titik panas (Hotspot). Namun dipastikan itu bukan akibat dari kebakaran hutan. "Tidak, itu bukan kabut asap," tegasnya.
Dijelaskannya, kabur yang terjadi adalah kabur akibat dari cuaca panas yang terjadi, dan memuai. "Kondisi udara bagus, hanya sedikit kabur saja danitu aman," singkatnya.
Disebutkannya, saat pagi itu adalah berupa embun pagi atau kabut basah. Dari informasi cuaca yang dirilis BMKG pukul 07.00 WIB, kondisi jarak pandang memang sedikit menurun, hanya sekitar 6 KM, namun saat sore naik menjadi 8 KM.
Untuk hotspot, montoring satelit Terra Aqua, ada terdapat di Rohul tiga titik, dan Bengkalis satu titik. "Secara umum cuaca di wilayah Riau cerah dan berawan," terangnya. (ilo/gus/iil/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
