
taman kanak-kanak Al-Ikhlas di Desa Tanah Terban, Kabupaten Aceh Tamiang. (Laznas AQL)
JawaPos.com - Laznas AQL Peduli menyerahkan buku Iqro untuk taman kanak-kanak Al-Ikhlas di Desa Tanah Terban, Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan diberikan karena aktivitas belajar mengajar di sekolah belum dapat berjalan normal.
Banjir bandang yang melanda desa itu meninggalkan endapan lumpur tebal. Kondisi tersebut membuat ruang kelas dan lingkungan sekolah belum layak dipakai untuk pembelajaran.
Kepala Sekolah TK Al-Ikhlas, Salma, mengakui situasi sulit tersebut. Menurutnya, meskipun kalender pendidikan sudah dimulai kembali, gedung sekolah belum memungkinkan digunakan.
“Sekolah sudah mulai masuk, tapi kondisi sekolah masih terendam lumpur,” ujar Salma.
Akibatnya, anak-anak dan guru harus mencari solusi sementara. Kegiatan belajar mengajar akhirnya dialihkan ke Posko Laznas AQL Peduli di Masjid Al-Ikhlas.
Ihsan, tim lapangan Laznas AQL Peduli, menjelaskan mekanisme pengalihan itu. Seluruh murid TK Al-Ikhlas kini belajar di area posko kemanusiaan.
“Untuk sementara, murid-murid dialihkan belajar dan mengajar di area posko, yaitu Posko Laznas AQL Peduli di Masjid Al-Ikhlas,” kata Ihsan.
Penyaluran bantuan iqro dilakukan pada Senin 5 Januari 2026. Para murid menyambut bantuan itu dengan penuh sukacita di tengah keterbatasan.
Salah satu guru TK Al-Ikhlas, Ainun, menyampaikan apresiasi mendalam. Ia mengaku hampir seluruh buku iqro milik murid rusak karena terendam banjir.
“Alhamdulillah, terima kasih telah menyalurkan Iqro kepada anak-anak,” ujar Ainun.
“Karena hampir semua Iqro mereka terendam lumpur,” lanjutnya.
Selain Ainun, guru lain bernama Salma juga ikut terdampak. Secara keseluruhan terdapat sekitar 60 murid TK Al-Ikhlas yang harus belajar di posko.
Bantuan buku iqro dinilai sangat membantu keberlanjutan pembelajaran. Karena perangkat mengaji dan buku panduan di sekolah sebagian besar sudah tidak dapat digunakan.
Ainun bahkan menyebut kebutuhan lain masih diperlukan. Anak-anak membutuhkan perlengkapan belajar dasar agar bisa tetap aktif selama belajar di masjid.
“Sekarang anak-anak butuh perlengkapan belajar lain seperti buku tulis dan pensil warna,” ujarnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
