Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Maret 2026, 22.40 WIB

Antrean Kendaraan Menuju Pelabuhan Gilimanuk Masih Mengekor 19 Kilometer

Kemacetan parah di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk. Ekor antrean sempat mencapai Hotel Jimbarwana yang berjarak 31 kilometer dari Gilimanuk. (Radar Bali/JawaPos.com) - Image

Kemacetan parah di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk. Ekor antrean sempat mencapai Hotel Jimbarwana yang berjarak 31 kilometer dari Gilimanuk. (Radar Bali/JawaPos.com)

JawaPos.com  - Sampai pukul 14.00 WITA hari ini (16/3) antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali masih sangat padat. Polda Bali melaporkan antrean kendaraan mengekor sampai 19 kilometer ke arah Denpasar dan 5 kilometer ke arah Singaraja.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy menyampaikan bahwa ekor antrean kendaraan dari arah Denpasar terpantau sampai Tugu Persil Desa Melaya, Kecamatan Melaya dengan jarak lebih kurang 19 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk.

”Sedangkan dari arah Singaraja sampai Hutan Cekik dengan jarak lebih kurang 5 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk,” kata dia kepada awak media.

Dengan kondisi tersebut, Polda Bali mengerahkan jajarannya untuk melakukan pengaturan kendaraan. Tujuannya untuk meminimalisir antrean kendaraan yang terus bertambah. Pengaturan itu dilakukan dengan cara pengantongan kendaraan di Terminal Cargo Gilimanuk dan Jembatan Timbang Cekik.

Sementara di area Pelabuhan Gilimanuk, Polda Bali mengungkapkan bahwa seluruh fasilitas parkir sudah penuh. Baik di Dermaga 1, Dermaga 2, Dermaga 3, maupun Dermaga 4. Demikian pula dengan lokasi parkir di Terminal Manuver. Seluruhnya penuh oleh kendaraan pribadi.

”Kapal yang beroperasi (melayani penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk-Pelabuhan Ketapang dan sebaliknya) sampai pukul 14.00 WITA sebanyak 31 unit,” terang Ariasandy.

Rinciannya lima unit kapal di Dermaga 1 beroperasi dengan mekanisme tiba bongkar berangkat (TBB) atau tidak menaikan penumpang di Pelabuhan Ketapang. Kemudian Dermaga 2 lima unit dan Dermaga 3 lima unit. Selain itu 4 unit kapal di Dermaga 4 dan 12 unit di Dermaga LCM yang juga beroperasi TBB.

”Mulai pukul 14.00 WITA, sebanyak 21 unit dari 31 unit kapal tersebut melaksanakan pola TBB,” ujarnya.

Dierktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bali menegaskan, antrean kendaraan itu tidak terjadi karena kemacetan atau gangguan arus lalu lintas. Antrean panjang itu muncul lantaran kendaraan harus mengantre dan menunggu giliran untuk diangkut menggunakan kapal.

Masyarakat dari Bali berbondong-bondong meninggalkan Pulau Dewata lantaran perayaan Nyepi tahun ini berdekatan dengan Idul Fitri 1447 Hijriah. Hari Raya Nyepi jatuh pada Jumat (20/3). Sementara Idul Fitri diperkirakan akan jatuh pada Sabtu (21/3).

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore