Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Juni 2024 | 21.04 WIB

Prediksi dan Link Live Streaming Belanda vs Austria Euro 2024, Begini Syarat Tim Asuhan Ralf Rangnick Lolos 16 Besar

LOLOS: Austria yang dilatih oleh Ralf Rangnick masih sangat berpeluang besar lolos ke babak 16 besar melalui peringkat ketiga terbaik. (Vision+) - Image

LOLOS: Austria yang dilatih oleh Ralf Rangnick masih sangat berpeluang besar lolos ke babak 16 besar melalui peringkat ketiga terbaik. (Vision+)

JawaPos.com — Laga terakhir Grup D Euro 2024 akan mempertemukan Belanda dan Austria dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim memiliki target yang jelas untuk lolos ke babak 16 besar, membuat pertandingan ini semakin menarik untuk disaksikan.

Pertandingan ini dapat disaksikan melalui live streaming di Vision+ serta siaran langsung di MNCTV pada Selasa, 25 Juni 2024, mulai pukul 23.00 WIB.

Persaingan ketat masih terjadi di Grup D dengan Belanda memimpin klasemen sementara dengan 4 poin, sama dengan Prancis yang berada di posisi kedua. Austria dengan 3 poin dan Polandia tanpa poin menutup klasemen sementara grup ini. Dengan demikian, semua tim masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar Euro 2024.

Secara matematis, Belanda hanya membutuhkan hasil imbang di matchday terakhir untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar. Namun, skenario tersebut ingin dihindari oleh kubu De Oranje yang tetap mengincar kemenangan untuk memastikan diri sebagai juara Grup D.

Di sisi lain, Austria harus menang untuk memastikan diri lolos secara otomatis karena hasil imbang hanya akan menempatkan mereka di posisi ketiga Grup D.

Syarat untuk lolos dari fase grup Euro 2024 menggunakan hitungan poin, diikuti kriteria head-to-head (H2H) poin, H2H selisih gol, dan H2H produktivitas gol. Jika masih diperlukan, faktor selanjutnya adalah selisih gol keseluruhan, produktivitas gol keseluruhan, serta adu penalti (jika saling berjumpa di match terakhir), lalu poin kedisiplinan.

Belanda bisa lolos sebagai juara grup meskipun hanya bermain imbang di laga terakhir, asalkan Prancis juga gagal menang melawan Polandia. Saat ini, De Oranje hanya unggul produktivitas gol atas Prancis, sedangkan catatan H2H dan selisih gol kedua tim itu setara. Kemenangan pada matchday terakhir belum tentu menjamin Belanda mengunci posisi teratas Grup D. Prancis bisa saja mengudeta posisi puncak jika Les Bleus menang dengan skor lebih besar ketimbang Belanda.

Di sisi lain, Austria dipastikan hanya akan menduduki posisi ketiga jika mereka hanya bermain imbang melawan Belanda, bahkan jika Prancis kalah dari Polandia. Austria masih kalah head-to-head dari Prancis. Lolos dengan posisi runner-up Grup D bukanlah opsi bagus bagi Belanda.

Jika itu terjadi, Belanda dipastikan bakal berada di bagan 16 besar Euro 2024 yang sama dengan tim-tim kuat seperti Jerman, Spanyol, hingga Portugal. Bahkan, jika gagal menjadi juara grup, Belanda berpotensi langsung bertemu Belgia.

Ronald Koeman, pelatih Timnas Belanda, tidak ingin terlalu menyesali hasil matchday kedua saat imbang melawan Prancis. Menurutnya, torehan 4 poin dari 2 laga merupakan capaian yang bagus. Koeman juga tidak mempermasalahkan kritik yang ditujukan pada permainan timnya. Dalam dua laga terakhir, Belanda memiliki rataan penguasaan bola sebesar 51,5 persen, di bawah Austria (52,5 persen) dan Prancis (55,5 persen). Belanda juga melakukan rata-rata 14,5 tembakan per laga (4 on target), relatif tak terlalu lebih baik dari Austria dengan 10,5 tembakan (6 on target).

Tijjani Reijnder, gelandang Timnas Belanda, mengakui ketidakpuasannya atas hasil dua laga terakhir. Dia bertekad membawa De Oranje menampilkan permainan lebih baik dalam laga penentuan melawan Austria. Sementara itu, Timnas Austria berupaya melanjutkan tren positif usai menang 3-1 atas Polandia di laga kedua. Kemenangan tersebut mengubur kekecewaan lantaran Das Team takluk tipis 0-1 dari Prancis hanya lewat gol bunuh diri.

Pelatih Austria, Ralf Rangnick, mengaku puas dengan permainan timnya, terutama saat melawan Polandia di mana mereka menguasai 53 persen bola dan melepaskan 15 tembakan (9 on target). Rangnick menyatakan bahwa pertandingan melawan Polandia merupakan yang paling penting sejak dia menjadi pelatih tim. Austria berpeluang masih bertumpu pada Marcel Sabitzer yang mengisi zona tengah. Di pos yang sama, Austria bisa mengandalkan Konrad Laimer hingga Nicolas Seiwald.

Belanda diperkirakan akan melakukan perubahan komposisi pemain, tetapi masih mempertahankan sejumlah pilar seperti Cody Gakpo dan Xavi Simons yang menjadi motor serangan tim. Virgil van Dijk serta Nathan Ake kemungkinan masih mengisi barisan belakang, sementara lini depan mungkin masih dipercayakan kepada Memphis Depay.

Prediksi susunan pemain untuk kedua tim:

Belanda (4-2-3-1): Bart Verbruggen; Denzel Dumfries, Stefan de Vrij, Virgil van Dijk, Nathan Ake; Jerdy Schouten, Tijjani Reijnders; Jeremie Frimpong, Xavi Simons, Cody Gakpo; Memphis Depay. Pelatih: Ronald Koeman.

Editor: Edi Yulianto
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore