
Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Upaya pemberangkatan calon jemaah haji melalui jalur ilegal kembali terendus. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan keberangkatan 13 Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak menunaikan ibadah haji secara non-prosedural.
Kejadian ini terdeteksi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 18 dan 19 April 2026. Alih-alih menggunakan prosedur haji yang resmi, para calon jemaah ini kedapatan menyalahgunakan visa kerja untuk terbang ke Tanah Suci.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih P. Kartika Perdhana menjelaskan, petugas mencurigai gerak-gerik belasan penumpang tersebut saat pemeriksaan dokumen. Setelah dilakukan pendalaman, kedok mereka pun terbongkar.
"Mereka akan berangkat melalui Terminal 3 keberangkatan Internasional. Mereka menggunakan penerbangan tujuan Jeddah dengan modus penggunaan visa kerja, namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, yang bersangkutan mengakui tujuan sebenarnya adalah untuk melaksanakan ibadah haji tanpa melalui prosedur resmi," ungkap Galih, Selasa (21/4).
Pada hari yang sama, petugas kembali menemukan empat orang lainnya yang mencoba peruntungan serupa. "Kemudian ada empat orang lagi mengaku hendak berhaji menggunakan visa kerja tanpa dilengkapi dokumen pendukung sebagai pekerja," sambungnya.
Tidak berhenti di sana, pengawasan ketat pada 19 April 2026 kembali membuahkan hasil. Petugas menunda keberangkatan dua WNI lainnya yang teridentifikasi pernah melakukan upaya serupa sebelumnya.
Galih menegaskan bahwa langkah tegas ini diambil bukan tanpa alasan. Pihaknya mengedepankan fungsi imigrasi sebagai pelindung masyarakat dari risiko hukum serta bahaya di negara tujuan yang bisa terjadi akibat keberangkatan non-prosedural.
"Kami tidak ingin WNI berangkat melalui jalur yang tidak sesuai prosedur dan berisiko menimbulkan masalah di kemudian hari," paparnya.
Pengawasan di lapangan kini tidak lagi sekadar memeriksa fisik dokumen. Petugas menerapkan sistem berlapis, mulai dari profiling penumpang, analisis sistem digital, hingga koordinasi lintas bidang internal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
