
Ilustrasi masjid (Freepik)
Amalan ini juga dipercaya membawa banyak keutamaan, seperti mendatangkan ketenangan hati serta menambah pahala bagi orang yang membacanya.
5. Membaca Buku atau Kajian Agama
Mengisi waktu itikaf dengan membaca buku agama juga termasuk amalan yang dianjurkan. Hal ini dapat membantu menambah pengetahuan serta memperdalam pemahaman tentang ajaran Islam.
Buku yang dibaca bisa berupa tafsir Al-Qur'an, hadis, fikih, atau kitab-kitab keislaman lainnya.
6. Mengurangi Interaksi yang Tidak Perlu
Saat itikaf, umat Islam dianjurkan untuk mengurangi interaksi yang tidak perlu dengan orang lain. Tujuannya agar fokus beribadah dan menjaga kekhusyukan.
Dengan membatasi aktivitas yang tidak berkaitan dengan ibadah, seseorang dapat memanfaatkan waktu itikaf secara lebih maksimal untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Itikaf bukan hanya sekadar berdiam diri di masjid, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Dengan mengisi waktu dengan berbagai amalan tersebut, diharapkan umat Islam dapat meraih keberkahan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama pada malam-malam terakhir Ramadhan.
