
Polisi Uganda berjaga di lokasi kejadian usai serangan parang yang menewaskan empat anak di sebuah sekolah anak usia dini di Kampala, Kamis (2/4/2026) (Courthouse News Service)
JawaPos.com - Sebuah serangan brutal terjadi di ibu kota Uganda, Kampala, ketika seorang pria bersenjata parang menyerang sebuah taman kanak-kanak (TK), lembaga pendidikan prasekolah dan menewaskan empat anak. Peristiwa tragis ini mengguncang publik di kota berpenduduk sekitar tiga juta jiwa tersebut, yang selama ini relatif jarang mengalami kekerasan terhadap anak dalam skala seperti ini.
Kepolisian Uganda mengonfirmasi bahwa insiden terjadi pada Kamis di sebuah lembaga pendidikan bernama Gaba Early Childhood Development Program, yang merupakan fasilitas pendidikan prasekolah bagi anak-anak usia dini. Pelaku dilaporkan berhasil memasuki area TK dengan menyamar sebagai orang tua murid, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan awal dari pihak pengelola.
Dilansir dari Courthouse News Service, Sabtu (4/4/2026), pelaku pertama kali mendatangi kantor administrasi dan sempat berinteraksi singkat dengan petugas yang bertanggung jawab. Setelah itu, ia keluar dari ruangan, mengunci gerbang, dan mulai melancarkan serangan terhadap anak-anak yang berada di dalam area TK tersebut.
Baca Juga:Iran Tembak Jatuh Helikopter Black Hawk AS Saat Misi Penyelamatan Pilot, Nasib Awak Masih Misterius
Dalam pernyataan resminya, pihak kepolisian menyebut tindakan pelaku dilakukan dengan tingkat kekerasan yang ekstrem. "Pelaku secara brutal menusuk dan membunuh empat anak di bawah umur," demikian bunyi pernyataan kepolisian yang kemudian dikutip berbagai laporan media.
Laporan dari Daily Monitor memberikan rincian tambahan mengenai kronologi kejadian. Disebutkan bahwa penyamaran pelaku sebagai orang tua menjadi celah utama yang memungkinkan ia mengakses lingkungan TK tanpa pemeriksaan ketat. Hal ini memunculkan pertanyaan serius terkait standar keamanan di fasilitas pendidikan prasekolah di wilayah tersebut.
Rekaman video yang disiarkan oleh stasiun televisi lokal NTV memperlihatkan suasana duka mendalam di lokasi kejadian. Sejumlah orang tua terlihat menangis histeris setelah mengetahui anak-anak mereka menjadi korban dalam serangan tersebut. Emosi massa pun memuncak hingga memicu potensi tindakan main hakim sendiri.
Situasi di sekitar lokasi sempat memanas ketika kerumunan warga berkumpul dan diduga berupaya menyerang pelaku. Aparat kepolisian terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara guna membubarkan massa dan mencegah terjadinya aksi kekerasan lanjutan.
Juru bicara kepolisian, Kituuma Rusoke, mengonfirmasi bahwa pelaku akhirnya berhasil diamankan dalam kondisi hidup. Dalam keterangannya kepada Associated Press, ia menyatakan, "Motif dari serangan ini masih belum diketahui," menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap latar belakang tindakan tersebut.
Rusoke juga menekankan bahwa insiden seperti ini tergolong langka di Kampala. "Serangan terhadap anak-anak seperti ini jarang terjadi di kota ini," ujarnya, menunjukkan bahwa peristiwa tersebut menjadi anomali dalam konteks keamanan lokal.
Laporan dari Associated Press dan Daily Monitor menempatkan insiden ini sebagai peristiwa yang mengejutkan di Kampala, sekaligus memicu kekhawatiran serius terhadap keamanan lembaga pendidikan prasekolah. Sorotan utama tertuju pada lemahnya sistem verifikasi identitas pengunjung, yang dalam kasus ini dimanfaatkan pelaku untuk menyusup dengan menyamar sebagai orang tua sebelum melancarkan serangan mematikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022