
Ilustrasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (AP/Manuel Balce Ceneta).
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadapi tekanan politik yang semakin besar setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS menyetujui resolusi yang bertujuan membatasi keterlibatan militer Amerika dalam konflik dengan Iran. Keputusan ini menjadi teguran terbuka terhadap strategi perang Trump yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.
Resolusi kekuatan perang (war powers resolution) disahkan DPR AS pada Rabu lalu dengan perolehan suara 215 berbanding 208. Menariknya, empat anggota Partai Republik ikut bergabung dengan Demokrat untuk mendukung langkah tersebut, menandakan meningkatnya ketidakpuasan terhadap kebijakan Gedung Putih.
Meski resolusi tersebut belum otomatis menghentikan operasi militer AS terhadap Iran, hasil pemungutan suara menjadi sinyal kuat bahwa dukungan politik terhadap perang mulai terkikis, bahkan dari partai presiden sendiri.
“Cukup sudah” kata Gregory Meeks, anggota DPR dari New York yang juga merupakan petinggi Demokrat di Komite Urusan Luar Negeri DPR AS.
Baca Juga:Gugatan Ditolak Pengadilan Singapura, KPK Harap Paulus Tannos Segera Diekstradisi ke Indonesia
"Sudah saatnya presiden melakukan hal yang benar. Orang-orang lelah menderita karena perang pilihannya - menderita di pompa bensin, menderita di supermarket," lanjut Meeks.
Pemungutan suara ini menjadi upaya keempat DPR AS untuk membatasi keterlibatan militer Amerika dalam konflik dengan Iran. Setiap kali dilakukan, jumlah dukungan terhadap resolusi terus meningkat seiring membesarnya keresahan politik dan ekonomi yang dirasakan masyarakat Amerika.
Di Senat, gelombang penolakan serupa juga mulai terlihat. Bulan lalu, sejumlah senator Partai Republik bergabung dengan Demokrat untuk meloloskan tahapan awal resolusi yang bertujuan membatasi kampanye militer AS terhadap Iran.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa perang yang awalnya didukung sebagian besar kalangan konservatif kini mulai menjadi beban politik bagi Trump menjelang pemilu sela yang akan menentukan komposisi kekuatan di Kongres.
Saat kampanye menuju Gedung Putih, Trump sebelumnya berjanji akan mengurangi keterlibatan Amerika dalam konflik luar negeri dan lebih fokus pada persoalan domestik. Namun perang dengan Iran justru mengembalikan perhatian Washington ke kawasan Timur Tengah.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
