
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI Kevin Wu saat sidak di Stasiun Pompa Waduk Tomang Barat, Jumat (23/1). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com – 125 RT dan 16 ruas jalan di Jakarta masih mengalami banjir hingga Jumat (23/1) sore. Hal ini membuat anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Kevin Wu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah rumah pompa di Jakarta Barat.
Langkah ini diambil setelah banyaknya keluhan warga terkait genangan air yang baru surut setelah berjam-jam. Padahal Pemprov DKI menjanjikan penanganan banjir tuntas dalam waktu 1 jam.
Dalam peninjauan di tiga lokasi, yakni rumah pompa Jelambar Baru, Wijaya Kusuma, dan Tanjung Duren Utara, Kevin menemukan kendala serius pada infrastruktur rumah pompa. Di Jelambar Baru, ditemukan penyaring sampah yang rusak hingga menyebabkan mesin pompa terhenti.
"Di titik Jelambar Baru tadi kami menyaksikan ada penyaring yang rusak ini juga menjadi alasan kenapa mesin pompanya sempat terhenti, sempat mati," ujar Kevin Wu di Stasiun Pompa Waduk Tomang Barat, Jumat (23/1).
Ia juga melihat adanya mesin pompa yang masih diperbaiki. Ia meminta agar pihak kontraktor segera merampungkan perbaikan.
"Kami berharap ini jangan berlama-lama nih bagi pihak kontraktor yang sedang mengerjakan kami minta ini segera diselesaikan karena hujan masih terus datang dalam beberapa waktu ke depan kami tidak ingin warga yang menjadi korban," tegasnya.
Kevin juga menyoroti janji Gubernur DKI terkait durasi surutnya air yang belum terealisasi maksimal. Saat ini pun banjir baru surut setelah berjam-jam kemudian.
"Masyarakat masih menyaksikan beberapa waktu yang lalu ini sempat sampai berjam-jam padahal yang menjadi sorotan kami Pak Gubernur pernah menjanjikan bahwa banjir di Jakarta akan ditanggulangi dalam waktu 1 jam sampai 1,5 jam," kata Kevin.
Untuk mengejar target tersebut, Kevin mengusulkan penambahan unit pompa mobile sebagai solusi darurat di titik-titik yang kapasitasnya sudah di ambang batas.
Ia juga menghimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan agar tidak memperberat kerja petugas di lapangan.
"Masyarakat juga harus terus dihimbau untuk masalah sampah sembarangan yang seperti ini jangan diulang-ulang terus," tambahnya.
