
Jalan Layang MBZ arah Cikampek diberlakukan sistem buka tutup situasional pagi ini.(istimewa)
JawaPos.com - Rekayasa lalu lintas buka tutup secara situasional pada ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) diberlakukan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), Minggu, berdasarkan diskresi kepolisian sebagai imbas kepadatan volume kendaraan.
"Buka tutup akses masuk ruas Jalan Layang MBZ yang mengarah ke Cikampek kembali diberlakukan sejak tadi pagi pukul 09.10 WIB sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas," kata General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT JJC Desti Anggraeni di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (23/3).
Ia menjelaskan skema buka tutup situasional bertujuan mencegah penumpukan kendaraan di lokasi pertemuan antara ruas Jalan Layang MBZ dengan ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting sekaligus menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas.
Pihaknya bersama kepolisian terus melakukan pemantauan serta pengaturan lalu lintas secara situasional. Akses masuk akan dibuka kembali setelah kondisi lalu lintas normal dan terkendali.
Mengacu data lalu lintas harian, peningkatan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui ruas Jalan Layang MBZ pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah bertepatan Sabtu (21/3), mencapai 76,43 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal harian.
Berdasarkan data lalu lintas harian, volume kendaraan ke arah meninggalkan Jakarta tercatat 53.366 kendaraan, atau meningkat 76,43 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal 30.247 kendaraan.
Peningkatan volume kendaraan tersebut terjadi sepanjang hari. Pada periode pagi, volume kendaraan meningkat 35,69 persen kemudian naik lebih tinggi pada siang 88,21 persen serta mengalami kenaikan paling signifikan pada malam hari yakni 195,81 persen dibandingkan kondisi normal harian.
Baca Juga:Sebelum Raih Podium ke-3! Cerita Veda Ega Pratama Taklukkan Tikungan Maut Moto3 Brasil 2026
Pada arah menuju Jakarta, volume kendaraan tercatat sebanyak 26.985 kendaraan, relatif stabil dengan sedikit penurunan yakni sebesar 0,65 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 27.161 kendaraan.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas di ruas Jalan Layang MBZ pada kedua arah mencapai 80.351 kendaraan, menunjukkan masih tingginya mobilitas masyarakat pada periode Hari Raya Idul Fitri, khususnya pada arah meninggalkan Jakarta.
Pihaknya terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima serta menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
